Pencarian populer

Video: Kapal KKP Sergap Kapal Malaysia di Selat Malaka

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap dua kapal perikanan asing berbendera Malaysia yang menangkap ikan secara ilegal (illegal fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) di Selat Malaka.

Penangkapan ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya satu kapal berbendera Vietnam diamankan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara pada Jumat (8/3). Kedua kapal Malaysia ini ditangkap saat tengah menangkap ikan di WPP-NRI 571 ZEEI Selat Malaka pada Senin (11/3) sekitar pukul 10.15 WIB.

"Kapal-kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah RI. Serta, menggunakan alat tangkap yang dilarang jenis trawl," ujar Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman dalam keterangan tertulis, Senin (11/3).

Kedua kapal yang diamankan yaitu KM PKFB 1109 (50,99 GT) dengan awak kapal berjumlah 4 orang WN Myanmar dan KM PPF 634 (49,07 GT) berisi 5 awak kapal WN Myanmar.

Kapal asing pencuri ikan berbendera Malaysia. Foto: Dok. KKP
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Jumat,24/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22