kumparan
7 Jul 2018 0:59 WIB

Wakapolri: Menindak Begal itu Gampang, Tak Susah Seperti Teroris

Wakapolri Syafruddin (Foto: Munady)
Kejahatan di jalanan seperti begal saat ini menjadi salah satu tindak kejahatan yang marak terjadi dan meresahkan masyarakat. Beberapa aksi para begal tersebut bahkan sampai tega melukai hingga menewaskan para korban-korbannya.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin berjanji akan menuntaskan segala bentuk kejahatan di jalanan dalam waktu singkat. Sebab, kejahatan jenis itu mudah untuk ditangani, tidak seperti kasus terorisme.
"Street crime kita selesaikan, menyelesaikan masalah street crime itu gampang, tidak susah, tidak seperti masalah teroris, gampang itu tinggal seluruh aparat kemanan fokus untuk selesaikan itu. Dan kita berikan target satu minggu," ujarnya di Halal Bihalal DMI di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak terlalu khawatir karena seluruh pelaku kejahatan jalanan akan diamankan oleh polisi. Ia memastikan, seluruh pelaku pembegalan dan kejahatan-kejahatan jalanan lainnya tidak akan lolos dari kejaran aparat.
"Kita akan tindak tegas sekali ya. Seperti miras oplosan itukan selesai, itu sama saja, gampang. (Perlu diketahui) street crime itu kejahatan biasa," katanya.
ADVERTISEMENT
Kejahatan di jalanan seperti begal baru-baru ini terjadi di Kota Tangerang. Diduga dua orang begal telah menembak seorang ibu berusia 40 tahun. Dia tewas ditembak pelaku saat mempertahankan sepeda motor yang akan dirampas pada Rabu (4/7) malam.
Hingga saat ini, Polres Kota Tangerang masih mencari identitas begal yang menewaskan Saripah. Sejauh ini polisi sudah mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengintai (CCTV).
Selain itu, Polresta Tangerang membentuk Satgas Antibegal dan Premanisme. Satgas beranggotakan 100 orang ini akan menumpas aksi kejahatan jalanan khususnya jelang penyelenggaraan Asian Games.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan