kumparan
11 Nov 2018 2:59 WIB

Warga Beri Penghormatan Bagi Korban Penusukan di Melbourne

Penusukan di Melbourne. (Foto: AFP/William West)
Bintang Hollywood, Russel Crowe, memimpin penghormatan bagi seniman budaya kafe Melbourne, Sisto Malaspina. Malaspina tewas setelah ditikam dalam serangan teror di Bourke Street, Jumat (9/11).
ADVERTISEMENT
Penghormatan bagi korban sendiri dilakukan di depan Kafe Pallegrini milik Malaspina. Mereka meletakkan bunga sebagai tanda berbela sungkawa.
“Il mio cuore si spezza (hati saya hancur). Aku sudah pergi ke Pellegrini sejak 1987, Sisto… temanku yang setia dan baik ditikam di jalan oleh seorang lelaki gila,” tulis Crowe seperti di kutip dari AFP, Sabtu (10/11).
Pemimpin oposisi Bill Shorten menyatakan terkejut atas pembunuhan kepada Malaspina. Menurutnya “... (pembunuhan ini) mengejutkan, tidak nyata dan memilukan.”
“Aku baru saja melihat Sisto pada Senin pagi. Dia bersikeras (menyuruh) aku mencoba sepotong kue almonnya. Dia adalah ikon Melbourne dan lelaki sejati,” kenang Shorten.
Penusukan di Melbourne, Australia. (Foto: AAP/James Ross/via REUTERS ATTENTION EDITORS )
Sementara itu, dua orang korban luka akibat serangan masih dirawat dan diperkirakan akan segera melakukan pemulihan.
ADVERTISEMENT
Salah seorang perwira Polisi Federal Australia, Ian McCartney, dalam keterangannya mengatakan bahwa orang yang melakukan penikaman tersebut terkait dengan Islamic State atau ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).
"Ada hubungan dengan Islamic State (ISIS)," kata Ian dilansir Reuters, Sabtu (10/11).
Dilaporkan sebelumnya, seseorang melakukan penikaman terhadap warga di Melbourne, Australia. Pelaku diketahui bernama Hassan Khalif Shire Ali, ia berusia 30 tahun.
Shire terinspirasi dari propaganda militan ISIS. Pria kelahiran Somalia ini kemudian ditembak oleh kepolisian setempat. Ian mengatakan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut.
Setelah berada dalam kondisi kritis, pelaku penusukan di Melbourne, Australia, dinyatakan meninggal dunia.
Kabar tersebut disampaikan pihak kepolisian Melbourne. Pelaku dirawat di rumah sakit setelah terkena timah panas anggota kepolisian di bagian dada.
ADVERTISEMENT
"Pelaku ditembak di bagian dada saat berada di lokasi kejadian, dia tewas setelah berada di rumah sakit selama satu setengah jam," ucap Pejabat Kepolisian Melbourne Graham Ashton seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (9/11).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan