kumparan
16 Sep 2019 16:53 WIB

Wiranto: Pemerintah Gerak Cepat, Asap Jangan Sampai Negara Tetangga

Menko Polhukam Wiranto memimpin rapat koordinator. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sebagian Pulau Kalimantan dan Sumatera terpapar sampai negara-negara tetangga. Singapura dan Malaysia mengeluhkan situasi ini, bahkan anak-anak sekolah di sana ikut diliburkan karena kabut asap mengganggu aktivitas mereka.
ADVERTISEMENT
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto menyampaikan pemerintah terus berupaya mengoptimalkan penanganan karhutla di sejumlah wilayah di Indonesia. Termasuk penanganan untuk meminimalisir asap tak sampai meluas sampai ke negara-negara tetangga.
“Jangan sampai ada asap-asap yang nyeberang negara tetangga, terutama tentu yang menimbulkan permasalahan antarnegara,” ucap Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (16/9).
Menara kembar Petronas diselimuti oleh kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (9/9). Foto: REUTERS / Lim Huey Teng
Pemerintah juga terus bergerak cepat karena karhutla ini sudah darurat dan membahayakan, sehingga perlu penanganan yang sistematis serta dilakukan dengan alat-alat yang memadai.
"(Pemerintah) bergerak cepat. Ini kan masalah darurat, darurat kebakaran. Ini kalau enggak ditangani dengan cepat, ditangani dengan sistematis dan dengan satu dukungan-dukungan yang memadai, maka tentu ya akan kedodoran," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Sejauh ini, Wiranto menyebut TNI telah menyiapkan 52 helikopter untuk membantu membuat hujan buatan, sehingga diharapkan dapat memadamkan titik-titik api di Sumatera dan Kalimantan.
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membantu memadamkan api di Kampar, Provinsi Riau. Foto: AFP/ADEK BERRY
"Walaupun sekarang ini heli yang dikerahkan sudah sekitar 52 helikopter dari berbagai partisipasi. Dari pemerintah sendiri, dari menyewa, dari para pemilik perkebunan besar, semuanya sudah kita minta berpartisipasi," ujar Wiranto.
"Memang pemerintah sekarang melakukan langkah-langkah yang luar biasa, total, untuk menanggulangi kebakaran ini." lanjutnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan hadir di Pekanbaru, Riau, untuk menggelar rapat penanganan karhutla. Kementerian-kementerian terkait termasuk Wiranto sendiri akan mengikuti rapat yang diselenggarakan Senin malam.
Jokowi juga dijadwalkan akan memonitor langsung upaya penanganan karhutla di sejumlah titik di Riau.
ADVERTISEMENT
“Malam ini langsung rapat, langsung rapat karhutla. Besok baru beliau dan kami kami langsung meninjau di lapangan,” tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan