Pencarian populer

WNI Pembawa Peluru di Arab Saudi Akhirnya Bebas

RS bersama istri di ruang tunggu Bandara KAAIA (Foto: Dok. KJRI Jeddah)

Jemaah umrah, RS, yang ditahan Pemerintah Arab Saudi karena membawa tiga buah peluru di Bandara Internasional King Abdulaziz, akhirnya dibebaskan. RS dan istrinya kembali ke Tanah Air pada Senin 4 Juni lalu.

Keterangan pers KJRI Jeddah menyebut, sebelum dibebaskan RS sempat ditahan selama 22 hari di Arab Saudi sampai kasusnya yang ditangani Kejaksaan Jeddah selesai.

Selama menunggu penyelesaian, RS tidak ditahan di detensi atau penjara setempat. Dia bersama istri berada di rumah singgah KJRI Jeddah sampai kasusnya selesai dan bisa kembali ke Indonesia.

RS bersama istri di ruang tunggu Bandara KAAIA (Foto: Dok. KJRI Jeddah)

Kepulangan RS yang merupakan anggota Polri dan istri ditemani oleh dua staf KJRI sampai ke bandara setempat. Mereka dikerahkan untuk memastikan bahwa status perkaranya telah dihentikan dan status cekal atas dirinya telah benar-benar dicabut.

Karena kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, Konsul Jenderal RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, menekankan agar masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ibadah ke Tanah Suci tidak membawa benda-benda yang terlarang, seperti jimat, buku primbon dan sejenisnya, perhiasan yang melebihi kadar ketentuan dan tidak dilengkapi dengan surat resmi dan membawa uang melebihi nilai yang diperbolehkan.

"Biro travel umrah juga wajib menyampaikan kepada jemaahnya agar tidak merusak properti atau fasilitas di area Masjidil Haram," ucap Herry.

Kasus yang menimpa RS terjadi pada Minggu (13/5). Dia kedapatan memiliki tiga peluru di dalam tas ranselnya, terdeteksi dalam pemeriksaan x-ray.

RS mengelak ketika ditanya apakah dirinya membawa benda terlarang itu. Namun setelah tasnya dibuka, ternyata betul ada peluru di dalamnya. RS telah mencoba meyakinkan petugas bahwa tidak ada unsur kesengajaan karena niatnya mau beribadah.

Menurut RS, peluru itu adalah sisa bertugas sekitar dua bulan lalu. Tiga peluru itu adalah cadangan dan dia letakkan di dalam tas, namun lupa dikeluarkan ketika berangkat umrah.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: