Pencarian populer

Yusril soal Ba'asyir: Yang Penting Arahan Jokowi Sudah Saya Laksanakan

Yusril Ihza Mahendra usai konferensi pers terkait pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)

Pengacara pasangan calon Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, mengaku bisa memahami sikap pemerintah yang berubah soal pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. Selaku orang yang pertama kali mengabarkan Ba'asyir bakal dibebaskan, Yusril menegaskan hanya menjalankan tugas dari Presiden Joko Widodo.

"Yang penting bagi saya, apa yang sudah diperintahkan Pak Presiden sudah saya laksanakan," kata Yusril saat menghadiri peluncuran buku berjudul "The Brave Lady" menyambut HUT ke-72 Megawati di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (23/1).

Perintah dari Jokowi yang dimaksud Yusril adalah bertemu dengan Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan dengan pendiri Ponpes Al-Mukmin Ngruki di Sukoharjo itu dilakukan Yusril sebanyak dua kali.

Mengenai adanya perubahan sikap dari pemerintah setelah kabar Ba'asyir dibebaskan beredar, Yusril tidak mempermasalahkannya. Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini menyerahkan keputusan untuk membebaskan Ba'asyir atau tetap memenjarakannya kepada pemerintah.

Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir di Lapas Gunung Sindur. (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Yusril juga mengatakan, setelah pemerintah berubah sikap soal Ba'asyir, dia belum bertemu lagi dengan Presiden Jokowi. Langkah selanjutnya dari pemerintah terkait masalah ini juga belum diketahuinya.

Kendati demikian, selaku pengacara Jokowi-Ma'ruf, Yusril menyatakan tetap siap jika nantinya diminta kembali untuk bertemu Ba'asyir. Termasuk jika harus menganalisa soal kelanjutan permasalahan ini.

"Jadi saya tunggu saja dulu. Sementara ini saya belum bertemu dengan Pak Jokowi," katanya.

Pemerintah telah memutuskan untuk menunda pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. Sebab penundaan ini tidak dijelaskan secara gamblang. Hanya saja ada dugaan pembebasan Ba'asyir ditunda karena terpidana kasus dugaan pendanaan pelatihan teroris di Bukit Jalin, Jantho, Aceh Besar, pada 2010 itu enggan menandatangani surat pernyataan setia dengan Pancasila, yang tertuang dalam peraturan pemerintah.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: