kumparan
20 Mar 2018 19:19 WIB

Dikejar Honda PCX, Yamaha NMax Semakin Menjauh

Yamaha NMax 2018 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Langkah Yamaha untuk terus memperkuat keluarga Maxi Yamaha nampaknya menjadi masuk akal. Keluarga skuter matik (skutik) bongsor Yamaha ini menunjukkan taji di awal tahun 2018 ini.
ADVERTISEMENT
Skutik bongsor andalan mereka, Yamaha NMax kini menjadi tulang punggung penjualan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Berdasar data wholesales (distribusi pabrik ke diler) yang dikeluarkan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), Yamaha
NMax mencatatkan angka distribusi sepanjang bulan Februari sebesar 34.004 unit jauh mengungguli andalan YIMM sebelumnya Yamaha Mio M3 125 (sekitar 5 ribuan unit).
Sinyal kudeta yang akan dilakukan Yamaha NMax sendiri sebenarnya sudah tercium sejak Agustus 2017 lalu. Yamaha NMax sukses mempertahankan angka distribusi ke diler di atas 25 ribu unit tiap bulannya, sedangkan Yamaha Mio M3 125 yang di awal tahun menjadi idola, mulai kepayahan pada semester dua tahun 2017.
Namun yang lebih penting angka ini menunjukkan kepercayaan diri YIMM dalam menghadapi kehadiran Honda PCX terbaru yang sudah diproduksi lokal. Bulan Februari, adalah saat mayoritas pabrikan sepeda motor melakukan distribusi lebih sedikit --karena jumlah hari efektif yang lebih sedikit-- alias melakukan pengereman.
Yamaha NMax 2018 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Namun Yamaha NMax justru mengalami peningkatan angka distribusi. Bukan hanya itu, Yamaha NMax bahkan berhasil menjadi sepeda motor nomor empat dengan angka distribusi terbesar melangkahi Honda Vario 150.
ADVERTISEMENT
"Iya, itu karena permintaannya yang juga tinggi, karena kan sekarang lagi ada shifting pasar juga ke skutik premium," jelas Deputy GM Marketing YIMM Eddy Ang saat dihubungi kumparanOTO, Selasa (20/3).
"Saya pikir daya tarik Maxi selain komunitas juga modifikasinya yang fleksibel. Banyak bengkel yang memodifikasi NMax. Sekarang kalau lihat di jalan NMax itu jarang kayak asli baru keluar dari pabrik," tambah Eddy.
Tidak lupa Eddy juga mengapresiasi peran komunitas yang juga dianggap sangat mendukung perkembangan produk Maxi Yamaha lewat kegiatan-kegiatannya.
Start Apik Honda PCX
Di sisi lain Honda PCX 150 terbaru memang menjanjikan harga yang lebih kompetitif. Harga kompetitif ini juga terbukti menjadi kunci untuk mengangkat kepercayaan diri Honda untuk melakukan produksi Honda PCX secara massal.
All new Honda PCX 150 (Foto: AHM)
Kenaikan angka wholesales skutik gambot Honda ini sendiri sangat signifikan. Bayangkan saja, dari 4.848 unit sepanjang tahun 2017, kini Honda PCX terbaru didistribusi sebanyak 9.661 unit ke diler hanya di bulan Februari 2018.
ADVERTISEMENT
Sebagai catatan, kapasitas maksimum produk Honda PCX itu mencapai 150.000 unit setahun atau 12.500 unit per bulan.
Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin pun angkat bicara, "Demand-nya luar biasa, inden pas launching belum terpenuhi ini malah sudah masuk lagi inden baru."
Namun rasanya perjalanan Honda PCX untuk kembali merajai segmen skutik bongsor masih sangat jauh mengingat Yamaha NMax sendiri juga tidak terlihat terganggu dengan kehadiran rival senegaranya ini.
"Saya rasa masing-masing brand sudah ada penggemarnya sendiri-sendiri, jadi saya rasa beruntunglah kalau sampai saat ini NMax masih ada di hati pelanggan," pungkas Eddy menanggapi kehadiran Honda PCX.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan