kumparan
15 Feb 2019 19:26 WIB

Hindari Pakai Helm Saat Rambut Masih Basah

Kondisi helm setelah dicuci Foto: dok. Muhammad Irfan Lubis
Helm bisa menjadi bau dan apek karena beberapa hal. Pertama karena lembab dan basah akibat hujan, kedua karena kondisi rambut yang basah.
ADVERTISEMENT
Padahal menggunakan helm yang demikian itu sangatlah tidak nyaman. Apalagi saat dilepas, bisa-bisa kepala jadi bau. Makanya dengan kondisi bagian dalam helm yang lembab, harus segera dikeringkan untuk menghindari bau, kuman, maupun bakteri.
Berdasarkan penjelasan Irfan Lubis, penggawa spesialis bengkel dan cuci helm B-Last Helmet, selain bau, ada dampak lain yang dirugikan.
Mengeringkan dengan kipas angin Foto: Dean Ananta, BrightMax
"Sebenarnya kalau basah banget ya berbahaya, cuma kalau basah dikit seperti habis wudhu mah aman selama ventilasi helm bekerja baik. Cuma kalau anginnya masuk doang bikin masuk angin yang ada, kalau exhaust-nya bagus kan sama saja kayak diangin-anginin karena sirkulasinya bagus," papar Irfan kepada kumparanOTO, Jumat (15/2).
Maka dari itu Irfan menganjurkan untuk mengusahakan rambut harus kering dahulu sebelum pasang helm. Menurutnya, kalau sudah menjadi keseringan, bakteri akan menumpuk dan menghasilkan bau apek.
Bahaya di balik penggunaan helm. Foto: Thinkstock
Terlebih bagi pemotor yang sering menggunakan minyak rambut atau pomade sebelum bepergian. Menurut Irfan, pomade yang punya kandungan minyak bisa lebih berdampak negatif apalagi pada inner pad-nya.
ADVERTISEMENT
"Pomade asal water base aman aja kan seperti air dia, cuma kalau oil base bisa nyisa minyaknya di bagian dalam helm, kotoran bisa makin nempel, bakteri juga lebih banyak, dan jadinya semakin bau," tambahnya.
Ventilasi pada helm Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Untuk menghindari hal itu, Irfan kembali menganjurkan agar tidak mengolesi pomade dulu sebelum pasang helm. Minyak rambut atau sejenisnya bisa digunakan apabila telah sampai di tujuan.
Lalu bagaimana dengan keringat kepala yang akhirnya membuat rambut lepek dan basah? Untuk hal ini sama saja seperti contoh kasus di atas, asal helm punya ventilasi yang baik, maka bagian dalam helm akan cepat kering dan tidak mudah menimbulkan bau.
"Biasanya nyuci helm itu kan kalau sudah kotor atau bau, ini kalau tiap hari basah-basahan pakai helm, ya lama-lama helm apek dan rusak bagian dalamnya," sebut Irfan lagi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·