Pencarian populer

Infografik: Datsun Cross vs Wuling Confero S

Datsun Cross vs Wuling Confefro S (Foto: Sabryna Putri Muviola/kumparan)

Segmen LMPV (low multi-purpose vehicle) terlihat menggeliat dengan hadirnya pabrikan lima berlian asal Tiongkok, Wuling. Untuk menunjukkan eksistensi, mereka menghadirkan Wuling Confero S yang bersaing langsung dengan Toyota Avanza, Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio, cs. Bentuknya mengotak sekaligus menawarkan kelegaan kabin membuatnya cocok menjadi pilihan bagi keluarga di Indonesia.

Selain itu harga yang dipatok Wuling sangat berbeda jauh dengan lawan-lawannya yang berkisar di angka 200 juta-an. Sementara Confero S model tertinggi hanya bertengger di harga Rp 165 juta-an. Hanya saja kelemahan Confero S tidak tersedia pilihan transmisi otomatis, sehingga pembeli dipaksa untuk menginjak pedal kopling kala mengendaraia Confero S.

Cerita melemahnya penjualan mobil tanpa transmisi otomatis pernah dialami oleh Datsun lewat kedua modelnya, yakni Go dan Go+. Sebagai pionir mobil terjangkau, Datsun hanya menyediakan transmisi manual pada kedua modelnya, sontak ketika rival menghadirkan model yang sama dengan pilihan transmisi otomatis, penjualan Datsun melemah.

Seperti tak ingin mengulang keresahan yang sama, model ketiga Datsun hadir dengan transmisi otomatis (CVT). Datsun Cross yang dibangun atas platform Datsun Go versi panjang memiliki rupa crossover yang membuatnya memiliki perbedaan segmentasi pasar Datsun Go+. Datsun Cross terlihat lebih cocok digunakan oleh anak muda atau keluarga baru.

Terlepas dari wujudnya yang berbeda, keduanya menawarkan akomodasi, fitur, serta harga yang beda tipis. Bagi calon pembeli yang masih meragukan pabrikan asal China, Datsun Cross bisa menjadi pilihan. Namun bagi calon pembeli lain yang bosan dan 'kecewa' dengan model ketiga Datsun serta memiliki budget di bawah Rp 200 juta, bisa memboyong Wuling Confero S tipe tertinggi sekalipun.

Namun bagaimana jadinya bila keduanya kami sandingkan? Berikut ulasannya.

*Silahkan langsung ke bagian 'Kesimpulan' jika Anda tidak perlu bahasan mendalam.

Eksterior

Seperti yang sudah disinggung di awal, bentuk keduanya sangat berbeda. Secara keseluruhan, built quality Wuling Confero sangat lah baik. Pelat body-nya tebal juga sangat presisi, artinya tidak ada keregangan pada pemasangan komponen.

Sementara apabila iseng mencoba mengetuk pelat body pada Datsun Cross, rasanya tidak setebal Wuling, 11-12 lah dengan Avanza.

Wuling Confero (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)

Keduanya sama-sama terlihat sporty dan atraktif dengan penyematan roof rail juga under guard berwarna silver. Pada Confero S, ornamen trim hitam atau body kit menghias bagian bawah body juga pada side body moulding yang dibubuhi krom. Hanya saja Datsun Cross lebih keluar karakter crossover-nya dengan tambahan over fender.

Fascia depan keduanya sama-sama sangar dengan lampu berproyektor. Selain itu apabila Cross mengusung tema grille honey comb, Confero S berbentuk bilah horizontal. Lampu kabut keduanya berbeda bentuk, fog lamp Cross terlihat agak tinggi berbentuk bulat sementara Confero berbentuk persegi yang terlihat serasi dengan desain depannya apalagi ditambah DRL di bagian bawahnya.

Melirik ke samping, melihat Datsun Cross barulah tersadar dengan wujud Datsun Go+. Hanya saja Cross lebih tinggi dengan pemakaian ban ring 15 dengan desain velg yang berotot sehingga mendongkrak ground clearance-nya mencapai 200 mm, melibas jalan berjerawat di Indonesia aman lah.

Lanjut bagian samping Wuling Confero S, kesan pertama kali yang kami dapati adalah bagian kaca depannya sangat lebar bahkan hingga baris ketiga. Selain itu bentuk depannya yang landai mengindahkan wujudnya ala-ala MPV yang mengotak. Oh ya, Confero S nyatanya juga dipasang ban berukuran 15 inci dengan dua warna yang desainnya mirip velg Mobilio RS sekarang.

Ke belakang, gambar teaser Datsun Cross awalnya memiliki lampu belakang yang berbeda dengan model Datsun yang dijual di Indonesia, namumn nyatanya tidak jauh berbeda dengan Datsun Go dan Go+. Spoiler belakang model baru yang ditambahkan pun rasanya tidak begitu mengubah bagian belakang Datsun Cross dari model sebelumnya.

Sementara belakangnya Wuling Confero S, kaca besarnya sekali lagi mendominasi tampilan luarnya. Sebagai sebuah model yang baru masuk ke Tanah Air, kami rasa desain belakangnya ini dapat diterima dengan baik pasar Indonesia.

Interior

Desain dashboard Confero S begitu simpel dengan paduan warna hitam beige. Beda dari model LMPV kebanyakan, ada jam analog yang ditempatkan di tengah-tengah dashboard, padahal di audio touch screen-nya dan MID sudah ada jam digital, tapi it's oke bukan masalah besar.

Pada sisi pengemudi, panel instrumen kombinasi digital dan jarumnya begitu modern, apalagi ditambah informasi tekanan ban yang jarang sekali ditemukan pada mobil-mobil terjangkau di Indonesia. Wuling, kamu jempolan. Selanjutnya, baris kedua dan ketiga kami rasakan begitu lapang, sehingga tidak akan membuat penumpang dewasa terasa terintimidasi oleh ruang kaki yang sempit.

Test drive Datsun Cross (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO)

Walaupun platform-nya sama dengan Datsun Go+, desain interior Datsun Cross berbeda menjadi lebih simpel nan elegan berwarna hitam. Sayang disayang, bentuk pengaturan AC masih belum berubah, kenob-nya model putar ala kompor gas. Namun satu hal, kami suka desain tuas transmisi CVT-nya yang begitu sedap dipandang, mengaburkan kekecewaan kami atas desain kenob kompor gasnya itu.

Kursi apakah sudah terpisah headrest-nya? BELUM, masih belum terpisah saudara-saudara, jok baris kedua dan ketiga juga masih belum ada sandaran kepalanya, bentuk joknya juga masih sama mengandalkan konfigurasi 5+2, yang artinya orang dewasa tidak dianjurkan duduk di baris ketiganya itu.

Fitur

Nah ini yang kami nanti, bicara fitur, keduanya sudah tersematkan piranti keselamatan elektronik. Wuling sudah membenamkan ABS dan EBD serta dua buah airbag untuk melindungi pengemudi dan penumpang depan. Selain itu hadir pula seat belt reminder untuk mengingatkan semua penumpangnya untuk mengenakan sabuk keselamatan juga kursi dengan ISOFIX. Bagaimana dengan Datsun Cross?

Test Drive Datsun Cross (Foto: dok: Aditya Pratama Niagara)

Datsun Cross lebih unggul rupanya, selain ABS, EBD dan 2 buah airbag, brake assist, brake limited slip differential, kontrol traksi dan kontrol stabilitas dengan nama Vehicle Dynamic Control (VDC) hadir pada model ketiga Datsun Indonesia, good job Datsun.

Mesin

Wuling Confero S menggendong mesin dengan kubikasi 1.485 cc 4-silinder yang mengeluarkan tenaga 105 daya kuda (dk) pada 5.800 rpm dan torsi 142 Nm pada 3.800-4.400 rpm yang disalurkan pada transmisi manual 5 percepatan.

Sementara Datsun Cross mengusung mesin yang sama pada model sebelumnya, mesin 1.198 cc 3-silinder yang kini hadir dengan pilihan transmisi CVT dan tentunya manual 5 percepatan.

Model Datsun Cross ber-CVT menjanjikan tenaga 78 dk pada 6.000 rpm serta torsi 104 Nm pada 4.000 rpm, sementara versi manualnya tidak berubah dari Datsun Go, yakni 67 dk pada 5.000 rpm dan torsi 104 Nm pada 4.000 rpm.

Kesimpulan

Datsun Cross vs Wuling Confefro S (Foto: Sabryna Putri Muviola/kumparan)

Terlepas tampilan luar, Wuling menghadirkan Confero S dengan terobosan mobil LMPV yang sangat terjangkau dan unggul atas kelegaan kabin, fitur melimpah, dan muat banyak. Sehingga pantas bila Wuling menyasar targetnya keluarga yang terbiasa mengangkut banyak anggota keluarga juga barang-barang yang disimpan di bagasinya.

Namun beda halnya ketika Anda adalah seorang mahasiswa atau pekerja yang memiliki segudang aktivitas, Datsun Cross adalah pilihan yang patut dipertimbangkan. Bagi Anda yang juga sedang membangun keluarga, kami rasa sah-sah saja memboyong Datsun Cross.

Saran kami, korbankan saja jok baris belakangnya untuk ruang bagasi, sehingga semakin luas kelegaan bagasinya untuk menyimpan barang Anda dan si kecil.

Dengan selisih harga yang tipis, Anda pilih mana?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Kamis,23/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22