kumparan
7 Nov 2018 17:28 WIB

Lawan Gran Max Blind Van, Mengapa Wuling Formo Tak Pakai Pintu Geser?

Wuling Formo Blind Van (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)
Wuling Motors (Wuling) resmi merilis Formo, yang masuk ke pasar light commercial vehicle (LCV). Menjadi mobil termurah dalam jajaran produk Wuling, Formo dijual dalam varian blind van, minibus 7 penumpang, dan minibus 8 penumpang.
ADVERTISEMENT
Wuling Formo blind van otomatis hadir untuk menantang Daihatsu Gran Max. Dibangun berbasis Confero, membuat Formo memiliki desain yang tak jauh beda. Bahkan dia tak menggunakan pintu geser yang sudah menjadi ciri khas dari sebuah blind van.
Mengingat blind van biasanya digunakan untuk membawa barang, pintu geser di baris kedua dianggap memudahkan akses untuk masuk atau keluar barang.
"Karena dari hasil studi yang kita lakukan, fokus atau prioritas dari pemilik kendaraan ini, akses utama untuk memasukan barang itu masih dari belakang. Misalnya bawa barang dengan dimensi panjang seperti kain itu kebanyakan memasukannya dari belakang," terang Aftersales Director Wuling Motors, Taufik S. Arief, saat ditemui seusai peluncuran Wuling Formo di ITC Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (7/11).
Wuling Formo (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)
Terlepas dari masalah pintu, model blind van Wuling Formo disebut punya ruang kabin yang lapang dengan kapasitas 3.200 liter dan telah diuji mampu membawa beban hingga 595 kg. Kemampuan ini diklaim Wuling mampu menjawab kebutuhan kendaraan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
ADVERTISEMENT
Wuling Formo mengandalkan mesin bensin 4-silinder, DOHC, I-VVT dengan kubikasi 1.206 cc. Di atas kertas mesin ini mampu menghasilkan 77,5 daya kuda (dk) pada 5.600 rpm dan torsi maksimum 110 Nm pada 3.600-4.00 rpm.
Wuling Formo varian blind van dijual dengan harga Rp 135,8 juta on the road (OTR) Jakarta.
Wuling Formo (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan