Pencarian populer

Membuktikan Efisiensi BBM Honda PCX 150 Lokal

Asyik melahap tikungan pakai Honda PCX 150 (Foto: Istimewa)

All new Honda PCX 150 menjadi salah satu yang diperhitungkan dalam pertarungan di kelas matik premium. Terlebih lagi, motor ini kini sudah diproduksi lokal dan punya harga yang jauh lebih kompetitif.

Bertepatan dengan hajatan 1 dekade Honda Bikers Day yang digelar di Pangandaran, Jawa Barat, kumparanOTO mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi fitur dan kelebihan dari Honda PCX 150 ini.

Kebetulan rute yang ditempuh ini relatif panjang. Dari Kota Tasikmalaya, perjalanan bertolak ke Pangandaran, tepatnya di Lapang Ketapang Doyong untuk hadir di perayaan 1 dekade HBD.

Jam menunjukkan pukul 7.50 pagi. Setelah mengenakan riding gear, kami bersiap untuk menuju meeting point pertama di sebuah minimarket di wilayah Cipatujah.

Oiya, Honda PCX 150 ini sudah menganut sistem keyless. Jadi enggak perlu repot-repot memasukkan kunci, tinggal putar kenop kunci dan tekan tombol starter. Mesin bisa dibilang sangat halus.

Begitu bendera start diangkat, gas pun dibuka. Ini dia karakter Honda, tak menyentak dan sangat halus. Melewati ruas utama Kota Tasikmalaya begitu asyik dengan melaju santai di kecepatan 30-40 km/jam. Posisi kaki juga bisa diatur dan bisa dibuat gaya cruiser, yakni selonjoran.

Test Ride Honda PCX 150 (Foto: Istimewa)

Selepas dari kota, berkendara pun makin asyik dengan suguhan jalanan yang kaya tikungan dan kontur yang menanjak dan turun. Tenaga dari mesin 4-tak, SOHC, berpendingin cairan, 149,3 cc dirasa cukup. Hanya saja begitu masuk tanjakan, perlu sedikit bersabar untuk mendapatkan momentum tenaganya.

Karakter suspensi dari Honda PCX 150 sangat asyik. Bisa memberikan formulasi nyaman tapi tetap nurut ketika diajak menikung. Begitu melibas jalan keriting, bantingannya pun masih dibilang nyaman, meskipun busa joknya sedikit keras.

Honda nampaknya paham betul bahwa PCX 150 ini bakal sering diajak berkendara jauh. Sehingga support pada jok pengendara sangat membantu meningkatkan kenyamanan.

Singkat cerita, tibalah kami di check point pertama. Sedikit menyantap kudapan dan istrahat sejenak untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Formulasi suspensi Honda PCX 150 cukup nyaman (Foto: Istimewa)

Setelah melewati rute yang kaya dengan tikungan, kini giliran lintasan lurus dan sedikit bergelombang. Tak mau kelewatan, gas pun dibetot dalam. Angka pada speedometer digital menunjuk 105 km/jam. Tak ada gejala goyang, stabil dan melaju cukup mulus.

Tak kurang 182 kilometer telah dilalui dan sampai di Lapang Ketapang Doyong, Pangandaran Jawa Barat. Oh iya, karena pengujian ini berfokus pada konsumsi BBM, seberapa irit?

Oke, pengujian ini bukan menggunakan metode fuel to fuel, tapi hanya mengandalkan akurasi dari data rata-rata konsumsi BBM yang ada di panel instrumen. Selama perjalanan, angkanya naik turun dan tertinggi bisa mencapai 56 km/liter. Namun untuk hasil akhirnya, Honda PCX 150 ini mencatatkan angka 51,3 km/liter.

Hasil konsumsi BBM Honda PCX 150 (Foto: Istimewa)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60