kumparan
27 Jan 2019 13:29 WIB

Menyoal Harga Royal Enfield 650 Twin di Indonesia

Royal Enfield 650 Twin Interceptor (Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO)
Motor baru Royal Enfield, 650 Twin Interceptor dan Continental GT dipastikan akan dijual ke Indonesia pada tahun ini. Hal ini dikatakan Managing Director PT Distributor Motor Indonesia, Ade Sulistioputra.
ADVERTISEMENT
“Insyallah secepatnya, karena kami selalu meluncurkan produk ketika semuanya sudah siap,” kata Ade saat ditemui di sela-sela perayaan ulang tahun ke-3 eksistensi Royal Enfield, di bilangan Pejaten, Jakarta, Sabtu (26/1) malam.
Sayangnya, Ade tak memberikan informasi lebih detail apakah 650 Twin bakal dirilis pada Semester I atau Semester II. Pun ketika apakah peluncuran memanfaatkan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) atau Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). “Pokoknya secepatnya,” sebutnya.
Ade Sulistioputra – Managing Director PT. Distributor Motor Indonesia (Foto: Istimewa)
Terkait harganya sendiri, Ade menambahkan bahwa Royal Enfield 650 Twin bakal memiliki banderol yang cukup kompetitif. Akan tetapi, dia tak akan lebih murah dari model-model yang sudah dijual di Indonesia saat ini.
“Angka masih diperhitungkan. Namun karena dia di atas 500 cc akan kena PPnBM yang lebih mahal pasti akan lebih di atas yang sudah ada (model-model yang sekarang dijual di indonesia),” katanya.
ADVERTISEMENT
“Sama ketika pertama kali orang kaget (pengumuman harga perdana RE 650 Twin). Pasti kami akan kasih harga yang menyenangkan,” imbuhnya seraya tertawa.
650 Twin yang hadir dalam versi Interceptor dan Continental GT merupakan jurus mereka untuk bermain di motor kelas menengah.
Lewat 650 Twin, Royal Enfield menemukan formulasi sebuah kendaraan yang tak cuma mewakili memori masa lalu --lewat bentuknya yang klasik--, tapi juga mudah dikendarai. Filosofi itulah yang kuat melekat pada Royal Enfield Twin 650 Interceptor dan Continental GT.
CEO Royal Enfield Siddhartha Lal (Foto: Istimewa)
CEO Royal Enfield, Siddhartha Lal menyebut bahwa peluncuran 650 Twin ini merupakan momen penting dalam sejarah pabrikan.
“Jujur saja, dalam tiga tahun belakangan menjadi yang paling memorable, karena motor baru kami dan pertarungan baru kami untuk mendapat pengakuan bahwa kualitas 650 Twin adalah produk dunia. Buat saya, ini momen penting untuk sekarang, meskipun banyak momen yang luar biasa di belakang,” kata Siddhartha saat berbincang dengan kumparanOTO.
ADVERTISEMENT
Pemilihan kubikasi 648 cc pada Royal Enfield Interceptor dan Continental GT pun bukan tanpa tujuan. Lewat racikan ini, Royal Enfield, kata Siddharta coba membuka pasar baru di kelas moge entry level.
“Kami hadir dengan produk yang bisa dimanfaatkan untuk naik kelas pengguna motor berkapasitas kecil untuk naik ke motor besar, namun yang terpenting dengan kubikasi 650 cc bisa menawarkan power yang cukup tapi tidak mengintimidasi,” paparnya saat ditemui kumparanOTO di acara media test ride Royal Enfield 650 Twin di Santa Cruz, California, beberapa waktu lalu.
Dibandingkan dengan model yang lain, mesin baru yang diaplikasikan minim getaran (Foto: Istimewa)
Royal Enfield 650 Twin sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Sebagai mesin baru, dia juga dilengkapi dengan beberapa fitur termasuk adanya shaft balancer untuk mereduksi getaran mesin, assist slipper clutch untuk memudahkan pengoperasian, dan tersedianya 80 persen torsi pada putaran 2.500 rpm.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, baik Continental GT maupun Interceptor sama-sama menggunakan sasis dan mesin yang sama. Perbedaan dua motor tersebut hanya ditemukan pada bentuk tangki, jok, dan setang.
“Pada saat mendesain, Continental GT dibuat linier untuk memberikan pengalaman yang berbeda,” kata Mark Well, Head- Global Product Strategy & Industrial Design Royal Enfield.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan