kumparan
14 Mei 2018 20:19 WIB

Recall 117.117 Mobil Toyota di Indonesia, Baru 14 Ribu yang ke Bengkel

Toyota. (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengumumkan penarikan atau recall terhadap 24.662 unit kendaraan untuk mengganti sensor airbag yang bermasalah.
ADVERTISEMENT
Melalui keterangan tertulis yang diterima kumparanOTO, Senin (14/5), model yang terdampak dari kampanye ini adalah Alphard, new Fortuner, new Kijang Innova, dan new Hilux yang diproduksi dari 7 Mei 2015 hingga 29 Januari 2016.
Lebih lanjut, untuk menyelesaikan isu masalah pada sensor airbag, pabrikan Jepang itu melancarkan program Special Service Campaign (SSC) untuk mengecek dan mengganti komponen yang berpotensi bermasalah pada produk mereka. Program ini dibuat untuk merespons pengumuman dari Toyota Motor Corporation (TMC).
“SSC hadir untuk memberikan layanan yang cepat dan efektif kepada para pelanggan Toyota. SSC kami hadirkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan semangat peace of mind bagi pelanggan,” kata Henry.
Baru 12,74 Persen
Sebelumnya, Toyota juga mengeluarkan keputusan recall untuk memperbaiki adanya potensi masalah pada komponen inflator airbag. Dalam menyelesaikan isu ini, Toyota sudah mengirimkan surat ke konsumen sejak 2015 untuk membawa unit yang terdampak ke bengkel terdekat.
ADVERTISEMENT
Rincian mobil Toyota yang terindikasi mengalami masalah inflator airbag mencapai 117.117 unit, yang terbagi pada;
- Alphard produksi tahun 2010-2014, - NAV1 produksi 2012-2013, - Camry produksi 2002-2004, - Corolla produksi 2001-2013, - Vios produksi 2006-2013, dan - Yaris produksi 2006-2013.
Berdasarkan data TAM sudah ada 14.918 unit kendaraan, atau sekira 12,74 persen yang sudah mengikuti program SSC hingga April 2018.
Nah, bagi yang ingin mengecek apakah mobil kamu masuk dalam program SSC bisa menghubungi Toyota Customer Care di nomor telpon 1-500-315 atau mengunjungi www.toyota.astra.co.id/ssc, dengan memasukkan nomor rangka.
Bila terdampak program ini, kamu segera mengunjungi bengkel terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan penggantian, yang biayanya ditanggu Toyota.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan