Pencarian populer

Seberapa Sanggup Honda PCX Listrik Terobos Banjir?

Honda PCX Listrik Foto: Ghulam Nayazri/kumparanOTO

Honda resmi memperkenalkan motor listriknya, berbasis kendaraan konvensional, PCX Listrik. Namun pertanyaannya, dengan konsidi jalanan Indonesia yang kerap banjir, seberapa sanggup produk tersebut bisa menerabas banjir?

Menanyakan kepada Reza Rezdy, Technical Service Division Astra Honda Motor, dirinya menuturkan, PCX Listrik menoleransi genangan air untuk diterabas di ketinggian 30 cm. Namun bila lebih dari itu, motor kemungkinan besar bisa mogok.

“Bila pengendara menerobos gendangan air melebihi 30 cm, nanti pada panel indikator warning light (tanda seru dalam lingkaran) menyala. Apabila pengemudi terus memaksakan, motor bisa mati,” ujar Reza, Kamis (31/1).

Reza coba menyarankan, saat pengemudi PCX Listrik melihat ada warning light menyala, sesegera mungkin untuk mematikan motor sesegera mungkin. Kemudian pinggirkan atau dorong motor ke tempat kering.

“Setelah air di sepeda motor agak tiris, silahkan nyalakan motor kembali. Dengan cara itu, potensi PCX listrik terkendala bisa dihindari,” ucapnya.

Menyoal susunan komponen intinya, posisi paling renda atau paling bawah itu ada motor listrik yang terkoneksi langsung pada roda belakang. Kemudian lebih ke atas lagi, posisinya ada di lantai dek tengah ada Charger Unit, dan di atasnya lagi ada Power Control Unit (PCU).

Bila mengacu pada angka 30 cm, Reza menyebut permukaan air belum menenggelamkan sepenuhnya motor listrik. Jadi saat pengemudi memaksakan menerobos genangan air dan ketinggiannya semakin dalam, dikhawatirkan air bisa sampai ke Charger Unit dan PCU.

“Ketika Charger Unit dan PCU terendam, kemungkinan besar bisa mengalami gangguan sistem, dan kalau dipaksakan terus bukan tidak mungkin bisa terjadi kerusakan. Dan terkait dengan komponen mana yang mengalami kerusakan, harus didiagnosa di bengkel resmi terlebih dahulu,” ucap Reza.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan