kumparan
17 Des 2018 19:18 WIB

Seruan Wajib Tes Mata 10 Tahun Sekali untuk Pengemudi Mobil

Ilustrasi pengemudi yang pengllihatannya kurang baik. (Foto: Autoexpress)
Menjadi penyebab ratusan kecelakaan pada 2016 di Inggris, para pakar kesehatan mata di Inggris yang tergabung di dalam The Association of Optometrists (AOP), mendorong untuk adanya revisi aturan soal tes mata buat pemohon SIM.
ADVERTISEMENT
Bukan hanya dilakukan secara ketat, ketika pertama kali mengajukan permohonan SIM, nantinya juga harus dilakukan pemeriksaan kembali setiap 10 tahun, dan akan makin sering dilakukan setelah pemohon berusia di atas 70 tahun.
Malah sebenarnya kampanye awal AOP soal keselamatan di jalan, lebih ekstrem lagi. Mereka merekomendasikan pengendara seharusnya menjalani pemeriksaan mata setiap dua tahun sekali, untuk memaksimalkan keselamatan berkendara.
Ilustrasi berkendara motor (Foto: christels)
Pasalnya, mereka menganggap, buruknya penglihatan sangat beresiko menjadi penyebab kecelakaan fatal, mengutip Autoexpress.
Angka yang dirilis Departemen Transportasi memang menunjukkan, penglihatan yang buruk, sudah mengakibatkan 193 kecelakaan, dengan tujuh korban jiwa dan 245 orang cedera.
Tes mengemudi di Inggris hanya membutuhkan pengemudi untuk membaca plat nomor dari jarak 20 meter saat ini, tanpa pemeriksaan lebih lanjut sepanjang karir mengemudi mereka. Lalu pengendara hanya diminta untuk menyatakan diri penglihatan mereka cukup baik, ketika memperbarui lisensi mereka setiap dekade.
ADVERTISEMENT
Hal serupa sebenarnya terjadi juga di Indonesia, di mana pengetesan kesehatan hanya dilakukan satu kali saja di awal pembuatan SIM.
AOP Professional Advisor, Henry Leonard memperingatkan, bahwa kehilangan penglihatan dapat terjadi secara bertahap, di mana pengendara mungkin tidak melihat perubahan yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka kala berkemudi.jakar
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan