kumparan
11 Apr 2018 12:15 WIB

Suzuki Ertiga Jadi Primadona di Pasar Mobil Bekas

Suzuki Ertiga bekas (Foto: Citra Pulandi Utomo/kumparanOTO)
Suzuki Ertiga memang menjadi salah satu model low multi purpose vehicle (MPV) yang cukup banyak dilirik konsumen Tanah Air.
ADVERTISEMENT
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), per awal tahun 2018 pencapaiannya bisa dikatakan cukup baik. Pada bulan Januari angka distribusinya mencapai 3.223 unit, dan pada bulan Februari angkanya meningkat 1.000 unit menjadi 4.223. Dengan angka total 7.446 unit, Suzuki Ertiga berhasil menduduki posisi ketiga setelah Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza.
Fenomena ini tidak hanya berlaku untuk unit-unit baru. Tapi di pasar mobil bekas pun kondisinya demikian, model bekasnya tak kalah eksis dengan yang baru.
Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua sekaligus pegiat mobil bekas, Herjanto Kosasih mengatakan, di pasar mobil bekas eksistensi Ertiga tidak kalah dengan si mobil ‘sejuta umat’ Avanza dan si pendatang baru Mitsubishi Xpander.
ADVERTISEMENT
“Unitnya cuup banyak yang cari, kalau lu cek di sini, para pedagang itu cukup concern untuk menyetok Ertiga karena banyak yang cari. Harganya juga masih kuat,” papar Her—sapaan akrab Herjanto pada saat ditemui kumparanOTO beberapa waktu lalu.
Menurut data yang dimiliki bursa mobil WTC Manga Dua, Suzuki Ertiga tipe GX lansiran tahun 2016 dibanderol Rp 185 juta, dan lansiran tahun 2015 masih ada yang meniagakan seharga Rp 175 juta, yang mana versi barunya dilabeli dengan harga sekitar Rp 218 juta.
“Angka itu (Rp 185 juta) untuk tahun 2016 hitungannya masih stabil, bahkan biasanya ada juga yang lebih tinggi. Kalau kita hitung rata-rata penyusutannya hanya sekitar Rp 7-10 juta per tahun,“ kata Her.
Mobil bekas (Foto: Citra Pulandi Utomo/kumparan)
Tipe manual paling favorit
ADVERTISEMENT
Hal senada juga disampaikan oleh Rudi, pemilik Happy Motor’s yang meniagakan mobil-mobil bekas di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua. Ia mengatakan, Suzuki Ertiga punya peminat yang bisa dikatakan tidak sedikit.
“Kalau Suzuki Ertiga ini sebenarnya seperti mobil bekas yang memanfaatkan momen. Kayak musim mudik biasanya banyak yang cari. Terus, banyak juga yang cari untuk dijadikan armada taksi online,” papar Rudy.
Di showroom miliknya, tipe manual dari Suzuki Ertiga masih menjadi tipe favorit dari konsumen yang memburunya. Tidak hanya untuk Ertiga tahun-tahun muda. Kata Rudy, “tahun-tahun tua pun juga suka ada saja yang mencari”.
“Di sini (showroom) tipe manual yang paling banyak dicari, enggak tau sih alasannya apa mungkin karena buat Grab kali ya. Padahal kalau selisih harganya itu enggak beda jauh sih hanya berkisar 1-3 juta,” tutur Rudy lebih lanjut.
Suzuki Ertiga bekas (Foto: Citra Pulandi Utomo/kumparanOTO)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·