kumparan
22 Agu 2018 20:27 WIB

8 Dampak yang Bisa Timbul akibat Terlalu Banyak Makan Daging

Ilustrasi sup daging (Foto: Dok. Thinkstock)
Makanan khas Idul Adha di Indonesia banyak yang berbahan dasar daging, baik itu daging kambing maupun daging sapi. Karena pada hari raya ini, umat Muslim umumnya akan berkurban dan menerima sebagian daging dari hewan yang mereka kurbankan.
ADVERTISEMENT
Godaan memakan daging memang sulit untuk dihindari karena makanan yang terbuat dari daging memang terasa lebih enak. Namun perlu diperhatikan, makan terlalu banyak daging dapat membawa masalah pada tubuh.
Pasalnya, daging adalah sumber makanan yang tinggi protein dan tinggi akan lemak. Kandungan lemak dan protein yang tinggi ini perlu kita waspadai saat memakan daging.
Menurut Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI, seorang pria dewasa membutuhkan protein 60 hingga 62 gram protein setiap harinya, sementara wanita dewasa membutuhkan 55 hingga 57 gram protein sehari.
Jadi ada baiknya kita membatasi konsumsi daging jangan sampai melebihi kebutuhan gizi harian kita tersebut. Sebab, mengonsumsi terlalu banyak daging bisa menimbulkan berbagai macam masalah pada tubuh kita.
ADVERTISEMENT
Berikut adalah sembilan dampak yang akan dirasakan tubuh bila memakan terlalu banyak daging, dikutip dari Bustle.
1. Dehidrasi
Ilustrasi dehidrasi. (Foto: Thinkstock)
Menurut penelitian dari University of Connecticut, terlalu banyak memakan daging dapat menyebabkan dehidrasi karena protein tinggi menyebabkan ginjal memproduksi urine yang lebih pekat. Dehidrasi dapat menyebabkan kulit menjadi kering, nafsu makan bertambah, dan tubuh mudah lemas. Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan sakit kepala.
2. Bau badan
Ilustrasi Bau Badan (Foto: Thinkstock)
Studi yang dipublikasi di jurnal Chemical Senses menunjukkan bahwa orang yang tidak memakan daging memiliki bau badan yang lebih baik daripada orang yang terlalu banyak memakan daging.
3. Sembelit
Ilustrasi sakit perut (Foto: Thinkstock)
Menurut ahli diet Jenn LaVardera, terlalu banyak memakan daging dapat menyebabkan sembelit karena daging tidak memiliki serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Karena itu, untuk mencegah sembelit setelah banyak memakan daging, kombinasikan masakan dagingmu dengan banyak sayuran dan makanlah buah-buahan setelah memakan daging.
ADVERTISEMENT
4. Penglihatan yang memburuk
Penglihatan orang yang mengalami degenerasi makula (Foto: Wikimedia Commons)
Lemak jenuh dalam daging bisa menjadi bahaya bagi pembuluh darah kecil pada mata sehingga dapat meningkatkan risiko kerusakan penglihatan, kata ahli gizi Julie Upton.
5. Tulang yang lemah
Tulang yang sehat. (Foto: Thinkstock)
Terlalu banyak mengkonsumsi protein dapat menyebabkan kehilangan kalsium yang penting untuk kekuatan tulang. Karena itu, saat mengkonsumsi daging dalam jumlah yang banyak, maka asupan kalsiumnya juga harus diperhatikan.
6. Pusing dan cepat lelah
Sering merasa lelah (Foto: Thingstock)
Ahli gizi Carrie Gabriel mengatakan bahwa daging sulit dicerna dan tubuh akan membutuhkan tenaga yang besar untuk mencerna daging. Karena itu, saat memakan terlalu banyak daging, tubuh akan cepat merasa lelah dan pusing.
7. Bau mulut
Ilustrasi bau mulut (Foto: Thinkstock)
Ketika memakan terlalu banyak protein dan kurang karbohidrat, tubuh akan melepaskan zat yang disebut ketones yang menjadi sumber tenaga bagi tubuh. Ketones dapat terlepas melalui napas dan menyebabkan mulut menjadi berbau tidak sedap.
ADVERTISEMENT
8. Masalah pencernaan
Ilustrasi perut sakit (Foto: Dok. Thinkstock)
Organ pencernaan manusia menyimpan berbagai bakteri yang penting untuk tubuh. Bakteri-bakteri tersebut membutuhkan berbagai nutrisi seperti karbohidrat kompleks serta serat dari sayur, buah-buahan, dan biji-bijian. Apabila terlalu banyak memakan daging yang biasanya mengandung protein tinggi namun rendah serat, maka pencernaan akan bermasalah karena bakteri dalam perut yang tidak cukup mendapatkan nutrisi serat tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·