kumparan
9 Mei 2019 10:04 WIB

8 Penyakit Menular dari Hewan yang Berpotensi Jadi Wabah

Ilustrasi flu. Foto: Pixabay
Lebih dari setengah penyakit menular yang menyerang manusia ternyata berasal dari hewan, menurut hasil studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC). Kini, untuk pertama kalinya, CDC merilis daftar delapan penyakit teratas yang disebarkan oleh hewan. Mereka menyebutnya sebagai penyakit zoonosis.
ADVERTISEMENT
Di dalam daftar yang dirilis pada 6 Mei 2019 itu ada penyakit flu yang ditularkan oleh hewan seperti flu babi dan flu burung, penyakit infeksi Salmonella, penyakit infeksi virus west nile, pes atau sampar, penyakit akibat virus korona seperti sindrom pernapasan di Timur Tengah, rabies, brucellosis, dan penyakit Lyme.
Para ahli dari CDC bersama Departemen Pertanian dan Departemen Dalam Negeri AS, menyusun daftar penyakit ini dalam lokakarya di Washington pada Desember lalu. Urutan delapan penyakit tersebut dipilih berdasarkan potensinya untuk menimbulkan epidemi (penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban), pandemi (wabah yang berjangkit serempak di mana-mana), tingkat keparahan, dampak ekonomi, dan bioterorisme (tindakan teroris yang menggunakannya sebagai senjata biologis atau kimiawi).
ADVERTISEMENT
Jadi, delapan penyakit menular dari hewan ini patut untuk mendapatkan prioritas pencegahan dan penanganan karena berpotensi untuk menyebar secara luas dan bahkan menjadi wabah.
Ilustrasi virus. Foto: Pixabay
Contohnya ialah flu yang dapat membuat sakit berbagai jenis hewan, seperti kucing, anjing, dan kelelawar. Meskipun jenis virus flu tertentu biasanya hanya terkandung dalam spesies tertentu juga, jenis virus flu tersebut ternyata dapat berubah setiap saat.
Virus penyebab flu itu dapat bermutasi sehingga memungkinkannya untuk melompat dari satu hewan ke hewan lainnya, bahkan ke manusia. Tatkala virus flu ini menginfeksi manusia, maka ia akan mulai menyebar ke manusia lain yang ada di sekitarnya.
Lompatan virus penyebab flu dari hewan ke manusia itulah yang pada umumnya menyebabkan pandemi. Contohnya adalah pandemi flu babi pada tahun 2009 dan pandemi flu burung pada 1918 yang menewaskan jutaan orang di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Di bawah urutan penyakit flu, ada Salmonellosis, yakni penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella. Bakteri ini telah menginfeksi 1,2 juta orang di AS setiap tahunnya, sebagaimana dilansir Live Science. Penyakit ini dapat menyerang manusia yang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh bakteri salmonella.
Ilustrasi bakteri. Foto: Pixabay.com
Selain flu dan Salmonellosis, ada juga penyakit rabies yang disebabkan oleh virus dan disebarkan gigitan hewan. Penyakit ini sebenarnya merupakan contoh infeksi zoonosis yang sangat langka tapi bisa berdampak sangat serius dan bisa juga menjadi wabah.
Penyakit zoonosis lainnya yang tercakup dalam daftar adalah infeksi virus west nile yang dapat ditularkan dari nyamuk, dan penyakit Lyme yang berasal dari gigitan kutu yang terinfeksi.
Ada pula wabah pes atau sampar yang disebabkan oleh infeksi Yersinia pestis yang pernah mematikan jutaan manusia pada abad pertengahan. Penyakit pes ini masih ada sampai sekarang. Bahkan pada awal Mei 2019 ini ada sepasang suami istri di Mongolia yang meninggal akibat terkena penyakit pes setelah mereka makan daging marmot mentah.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan