kumparan
16 Mar 2019 13:01 WIB

Brutalnya Ayam Ternak di Prancis, Patuk Seekor Rubah Sampai Mati

Kawanan Ayam Ternak Foto: Pxhere
Ada kejadian unik di sebuah peternakan ayam di Brittany, Prancis. Sekelompok ayam mematuk seekor rubah sampai mati.
ADVERTISEMENT
Rubah berusia enam bulan itu menerobos masuk ke peternakan milik sekolah Gros-Chêne untuk memangsa ayam-ayam di sana. Total ada 6.000 ekor ayam di peternakan sekolah itu, yang terbagi dalam beberapa kandang.
Si rubah masuk ke dalam salah satu kandang yang jadi tempat tinggal sekitar 3.000 ekor ayam.
Kawanan Ayam Ternak Foto: Cory Doctorow/Flickr
Kandang di peternakan sekolah itu punya pintu yang akan otomatis tertutup begitu Matahari terbenam. Begitu pintu kandang tertutup dan si rubah terjebak di dalamnya, ayam-ayam itu langsung menyerangnya sampai mati.
"Ini adalah insting kawanan ayam, dan mereka menyerang si rubah dengan paruhnya," ujar Pascal Daniel, kepala bagian pertanian di sekolah peternakan Gros-Chêne, kepada AFP. "Ayam menyerang di bagian leher rubah, serangan dari paruhnya."
Kawanan Ayam Ternak Foto: Oliver Dixon
Para pelajar sekolah Gros-Chêne menemukan tubuh mati si rubah di sudut kandang ayam. Para peternak ayam tak heran dengan sifat brutal hewan keturunan dinosaurus ini. Live Science melaporkan bahwa kawanan ayam memiliki sistem hierarki. Ayam terbesar, terkuat, dan paling agresif akan menjadi pemimpin kawanan.
ADVERTISEMENT
Biasanya, ayam terkuat akan berusaha mengintimidasi ayam yang lebih lemah agar bisa menjadi pemimpin kawanan. Mereka akan mematuk ayam yang lebih lemah agar menurut pada dirinya.
Kawanan Ayam Ternak Foto: Tiger Gang/Wikimedia Commons
Ayam yang berada di bagian atas sistem hierarki akan mendapat akses yang lebih baik ke makanan dan air. Tapi, ayam-ayam itu punya tanggung jawab kepada kawanannya.
Mereka harus berjaga-jaga menghadapi serangan predator dan memimpin ayam lainnya ke tempat yang aman, jika ada bahaya. Pada kasus di Prancis ini, kawanan ayam tidak lari, mereka bekerja sama menyerang si rubah.
"Mereka bisa jadi cukup buas ketika dalam kawanan," kata Daniel.
Genetik bisa jadi penyebab "kebuasan" para ayam. Para peneliti China menemukan, ada bagian dari genom ayam yang berhubungan dengan perilaku agresif. Hasil riset ini telah terbit di jurnal Scientific Reports pada 2016 lalu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan