kumparan
11 Sep 2019 22:17 WIB

Duka Sivitas LIPI untuk BJ Habibie: Siap Lanjutkan Bangun Iptek

Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie hadir saat Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato utama di Universitas Indonesia di Jakarta pada 10 November 2010. Foto: AFP PHOTO / BARBARA WALTON
Bacharuddin Jusuf Habibie, atau akrab disapa BJ Habibie, meninggal dunia pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB. Berpulangnya Presiden ke-3 Republik Indonesia itu turut meninggalkan duka mendalam bagi seluruh sivitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
ADVERTISEMENT
Ungkapan belasungkawa disampaikan oleh Laksana Tri Handoko selaku Kepala LIPI. Dia menjelaskan, LIPI akan terus membawa dan melanjutkan cita-cita besar mendiang Bapak Teknologi Indonesia itu.
“LIPI sebagai salah satu lembaga riset utama dan tertua Indonesia akan terus melanjutkan semangat Pak Habibie membangun ekosistem iptek serta merealisasikan visi Indonesia Maju berbasis riset dan sumber daya manusia unggul,” ujar Handoko dalam pernyataan resmi.
Kepala LIPI Dr. Laksana Tri Handoko. Foto: Sayid Mulki Razqa/kumparan
Handoko tak pernah lupa bahwa Habibie merupakan sosok yang berpengaruh besar terhadap kariernya sebagai seorang peneliti.
“Pertama kali saya bertatap muka secara langsung dengan Pak Habibie saat saya menjadi peserta Lomba Karya Ilmiah Remaja LIPI tahun 1986,” kenang Handoko.
Kala itu, B.J Habibie menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Kabinet Pembangunan IV dan Handoko tercatat sebagai SMA Negeri 1 Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
Pertemuan Handoko dengan B.J Habibie kemudian berlanjut saat dirinya menerima Beasiswa Ristek untuk melanjutkan studi ke luar negeri tepatnya ke Department of Phycics Faculty of Science Kumamoto University, Jepang.
Pada tahun 2004, Handoko meraih penghargaan Habibie Award untuk kelompok ilmu dasar. “Sampai saat ini saya juga duduk sebagai salah satu Tim Penilai Habibie Award,” ujar Handoko.
Sejumlah prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangkat peti jenazah dari almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie menuju mobil ambulans di Rumah Jenazah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Handoko menjelaskan, sosok B.J Habibie selalu mempunyai kesan yang begitu mendalam. Mendiang bahkan disebutnya pernah menghadiri acara pernikahannya.
“Saya sebagai pribadi dan seluruh Keluarga Besar LIPI turut berdukacita atas wafatnya Presiden ke 3 dan Bapak Iptek Indonesia, Bapak B.J. Habibie. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya."
BJ Habibie sempat menjalani serangkaian perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Mendiang meninggal setelah dirawat selama sepekan lebih. Pemerintah menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari sampai Sabtu (14/9).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·