kumparan
27 Jul 2019 12:29 WIB

Emas dan Kuil Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bawah Air Mesir

Penemuan kuil kuno di dekat Alexandria, Mesir. Foto: Christoph Gerigk/Frank Goddio/Hilti Foundation
Kementerian Barang Antik Mesir mengumumkan temuan arkeologi terbaru dari dua reruntuhan kota kuno bawah air di dekat Alexandria, Mesir. Temuan yang ditemukan di reruntuhan kota Canopus dan Heracleion yang terendam di Teluk Abi Qir itu adalah berupa perhiasan emas serta kuil kuno.
ADVERTISEMENT
Di Canopus, tim arkeolog yang dipimpin Franck Goddio menemukan sisa bangunan yang panjangnya mencapai satu kilometer. Selain itu, mereka juga menemukan perhiasan emas, koin emas dari masa Kekaisaran Byzantium, sejumlah tembikar, dan koin perunggu dari periode Ptolemaik.
Menurut Goddio, temuan artefak ini menunjukkan bahwa kota Canopus dihuni antara abad keempat Sebelum Masehi (SM) dan era Islam yang dimulai pada abad ketujuh Masehi.
Sedangkan di Heracleion tim arkeolog menemukan kuil Amun Garp yang merupakan kuil utama kota tersebut. Selain itu, ada temuan kuil Yunani kuno serta tempat penyimpanan tembikar. Ada juga temuan koin perunggu dari zaman Ptolemy II yang berkuasa dari 285 SM sampai 246 SM.
Koin emas yang ditemukan di dekat Alexandria, Mesir. Foto: Christoph Gerigk/Frank Goddio/Hilti Foundation
Koin perunggu yang ditemukan di dekat Alexandria, Mesir. Foto: Christoph Gerigk/Frank Goddio/Hilti Foundation
Emas yang ditemukan di dekat Alexandria, Mesir. Foto: Christoph Gerigk/Frank Goddio/Hilti Foundation
Sebelum tahun 2000, keberadaan Heracleion hanya diketahui melalui teks dan inskripsi kuno. Menurut laporan IFL Science, kota tersebut adalah "pintu masuk" ke Mesir dari Yunani sebelum akhirnya digantikan oleh Alexandria pada 331 SM.
ADVERTISEMENT
Menurut legenda yang ditulis sejarawan zaman Yunani kuno, Herodotus, ada sebuah kuil raksasa di Heracleion. Kota itu sendiri dikisahkan sebagai kota pertama yang pahlawan Yunani kuno Heracles datangi saat sampai di Mesir. Heracleion juga kota yang dikunjungi Helen dan Paris sebelum Perang Troya. Goddio mengatakan bahwa kota itu berdiri pada abad kedelapan SM.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·