Pencarian populer

Gua Tertua di Inggris Dipenuhi 'Grafiti' Anti Roh Jahat

Grafiti di dalam gua Creswell Crags. Foto: Creswell Crags

Ada sebuah gua di Inggris pada zaman es, yang dinding batunya dipenuhi karya seni buatan orang-orang zaman dahulu. Mereka menggambar bison, burung, dan rusa di gua yang bernama Creswell Crags itu.

Uniknya, dinding gua tertua di Inggris itu tak hanya dipenuhi karya seni zaman es saja. Pada suatu temuan terbaru, ternyata dinding gua Creswell Crags itu juga dipenuhi oleh "grafiti" jimat anti roh jahat.

Penemuan ini dilakukan oleh kelompok penjelajah bawah tanah Inggris, Subterranea Britannica, yang melakukan tur ke Creswell Crags. Mereka menemukan ada beberapa inskripsi di dinding serta langit gua, yang juga ada di gereja-gereja bersejarah dan rumah.

Menurut penemu gambar, inskripsi itu digunakan untuk mengusir roh jahat dan melindungi orang di dalamnya.

"Selama ini ternyata jimat-jimat ini berada di depan mata kita," ujar John Charlesworth, pemimpin kelompok penjelajah seperti dikutip Live Science. "Setelah 17 tahun menjelajah Creswell Crags, ini membuat saya penasaran hal apa lagi di gua ini yang bisa membuat kita semua terkejut."

Bagian luar gua Creswell Crags. Foto: Nigel Homer via wikimedia commons

Berdasarkan pernyataan itu, jimat yang ada di Creswell Crags diduga digunakan antara abad pertengahan hingga abad ke-19. Jimat sering menggunakan huruf Romawi. Hal itu yang membuatnya terlihat berbeda dari lukisan zaman es di gua yang diperkirakan berusia 14 ribu tahun.

Jimat yang paling banyak ditemukan di gua adalah ukiran VV ganda. IFL Science melaporkan, ukiran itu dipercayai sebagai referensi kepada Virgin Mary (Bunda Maria). Selain itu, ada juga ukiran PM yang dianggap referensi untuk Pace Maria.

Grafiti di dalam gua Creswell Crags. Foto: Creswell Crags

Para peneliti masih belum mengetahui secara pasti kapan dan oleh siapa jimat-jimat ini dibuat, beserta alasannya. Meski begitu, tim Creswell Crags mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan ahli lain untuk mengungkap misteri di balik inskripsi tersebut.

"Kita semua masih berusaha memahami temuan penting ini," ujar Paul Baker, direktur Creswell Crags. "Mungkin 11 ribu tahun setelah orang zaman es mengukir karyanya di dinding, orang lokal yang percaya takhayul datang ke gua ini dan menjadi takut karena tidak memahaminya, akhirnya membuat inskripsi ini."

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: