kumparan
17 Nov 2018 11:13 WIB

Laporan WWF: Umat Manusia Bikin Bumi di Ambang Kehancuran

Gas polusi (Foto: Pixabay)
Umat manusia membuat Bumi kita di ambang kehancuran, begitulah kira-kira hasil laporan Living Planet Report (LPR) 2018 oleh World Wildlife Fund (WWF), lembaga konservasi independen terbesar di dunia. Laporan ini memberikan gambaran dampak aktivitas manusia pada satwa liar, hutan, lautan, dan dunia.
ADVERTISEMENT
Thomas Barano, peneliti konservasi WWF Indonesia, menjelaskan bahwa laporan ini melacak tren satwa liar dunia dan menemukan bahwa populasi ikan, burung, mamalia, amfibi, dan reptil menurun secara global. Rata-rata turun sekitar 60 persen antara tahun 1970 dan 2014.
Menurut laporan ini, ancaman utama spesies-spesies tersebut berasal dari aktivitas manusia, termasuk hilangnya habitat dan degradasi serta eksploitasi berlebihan satwa liar.
Marco Lambertini, Direktur Jenderal WWF Internasional, mengatakan bahwa laporan ini menunjukkan aktivitas manusia telah mendorong tata alam, yang selama ini mendukung kehidupan di Bumi, menuju kehancuran.
“Ilmu pengetahuan menunjukkan kepada kita kenyataan pahit yang dialami oleh hutan, lautan dan sungai yang disebabkan oleh tangan kita sendiri. Inci demi inci dan spesies demi spesies, penyusutan jumlah satwa liar, dan habitat alam liar sebagai indikator dari dampak dan tekanan luar biasa yang kita sebabkan di planet ini, meruntuhkan tata kehidupan yang menopang kita semua: alam dan keanekaragaman hayatinya,” ujar Lambertini di acara Pemaparan dan Diskusi The Living Planet Report 2018 di Jakarta, Jumat (16/11).
Seorang pria berjalan di Pantai Muambai yang penuh dengan sampah. (Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas)
Laporan ini menyoroti betapa pentingnya dan bernilainya alam untuk kesehatan dan kesejahteraan manusia serta perekonomian dunia. Secara global, alam menyediakan kebutuhan yang bernilai sekitar 125 triliun dolar Amerika Serikat per tahun, kemudian juga membantu memastikan pasokan udara segar, air bersih, makanan, energi, obat-obatan dan produk dan bahan-bahan kebutuhan lainnya.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, penting bagi kita manusia untuk menjaga dan melestarikan alam ini beserta keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan