Pencarian populer

Lubang Hitam Raksasa Ditemukan, Massanya 40 Miliar Kali Matahari

Gusus galaksi Abell 85. Foto: NASA/CXC/SAO/A.Vikhlinin et al./SDSS
Baru-baru ini, para astronom telah mengidentifikasi lubang hitam raksasa atau black hole yang besarnya mencapai 40 miliar kali massa matahari. Lubang hitam raksasa itu berada di pusat galaksi bernama Holmberg 15A yang berjarak 700 juta tahun cahaya dari Bumi, dan pada gilirannya akan berada di pusat gugus galaksi Abell 85.
ADVERTISEMENT
Objek tersebut merupakan salah satu lubang hitam terbesar yang pernah ditemukan dengan melacak pergerakan bintang-bintang di sekitarnya. Hasil temuan ini telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal pada 24 Juli 2019.
Sebelumnya, sudah ada studi yang melakukan estimasi massa lubang hitam ini berdasarkan dinamika galaksi Holmberg 15A dan gugusan galaksi Abell 85. Studi itu mengestimasi bahwa ukuran lubang hitam itu memiliki massa hingga 310 miliar kali Matahari.
Namun, itu adalah pengukuran tidak langsung dari lubang hitam. Sedangkan penelitian terbaru ini merupakan pengukuran pertama yang dilakukan secara langsung.
“Kami menggunakan pemodelan Schwarzschild axisymmetri berbasis orbit untuk menganalisis kinematika bintang dari Holm 15A pada resolusi tinggi baru. Spektral pengamatan bidang lebar yang diperoleh dengan alat MUSE di VLT (Very Large Telescope). Kami menemukan lubang hitam supermasif di pusat Holm 15A itu memiliki massa ( 4.0 ± 0.80) × 10 pangkat 10 massa Matahari,” tulis para peneliti dalam laporan riset terbaru mereka, seperti dilansir Science Alert.
ADVERTISEMENT
Kendati begitu, menurut peneliti, temuan ini bukanlah lubang hitam paling masif yang pernah dideteksi. Adapun lubang hitam besar lainnya yang pernah ditemukan adalah quasar TON 618, yang memiliki lubang hitam dengan 66 miliar kali massa matahari, berdasarkan pengukuran tidak langsung.
Tapi, ukuran lubang hitam sebesar 40 miliar massa Matahari ini sudah sangat besar. Lubang hitam itu bisa menelan tata surya kita. Menurut riset, radius jangkauan lubang hitam Holm 15A adalah 790 AU (unit astronomi). Sedangkan Pluto rata-ratanya berada pada 39,5 AU dari Matahari. AU adalah jarak rata-rata antara Bumi dengan Matahari, skala ini biasanya digunakan untuk mengukur jarak antar objek dalam tata surya kita.
"Lubang hitam supermasif di galaksi Holm 15A bukan hanya yang paling masif hingga saat ini. Ukurannya juga empat hingga sembilan kali lebih besar dari yang diduga sebelumnya, ini karena massa bintang di galaksi dan penyebarannya," tulis peneliti.
ADVERTISEMENT
Para peneliti bermaksud untuk terus mempelajari lebih dalam lubang hitam yang menakjubkan tersebut. Salah satunya dengan melakukan pemodelan yang lebih kompleks dan terperinci, serta membandingkan hasilnya dengan pengamatan mereka. Hal itu demi mengetahui bagaimana lubang hitam terbentuk dan mengungkap temuan lubang hitam supermasif lainnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86