kumparan
7 Agu 2019 16:22 WIB

Melihat Peti Mati Emas Tutankhamun si Firaun Muda Mesir

Peti mati Tutankhamun yang terbuat dari emas murni. Foto: Kementerian Barang Antik Mesir.
Untuk pertama kalinya sejak ditemukan, peti mati Tutankhamun yang terbuat dari emas murni dibawa keluar dari makamnya pada 12 Juli 2019 lalu. Peti mati emas ini sedang menjalani perawatan di Grand Egyptian Museum (GEM) di Giza, Mesir. GEM yang terletak tak jauh dari Piramida Agung Giza ini dikenal juga dengan sebutan Giza Museum.
ADVERTISEMENT
Peti mati emas Tutankhamun ini memiliki panjang 223,5 sentimeter dan lebar 83,8 sentimeter. Peti ini adalah bagian terluar dari tiga peti mati yang menjadi "rumah" terakhir Tutankhamun.
Peti mati Tutankhamun yang terbuat dari emas murni. Foto: Kementerian Barang Antik Mesir.
Dua peti lainnya telah lebih dulu dibawa keluar dari makam Tutankhamun. Sekarang, kedua peti itu, bersama dengan mumi Tutankhamun, dipamerkan di Egyptian Museum di Kairo.
Adapun mengenai peti mati yang baru dikeluarkan ini, Kementerian Barang Antik Mesir menjelaskan bahwa mereka memamerkannya di GEM di Giza, bukan di Egyptian Museum di Kairo. Pada 14 Juli 2019, peti mati emas ini menjalani proses fumigasi untuk mematikan kuman dan sterilisasi selama satu minggu.
Peti mati Tutankhamun yang terbuat dari emas murni. Foto: Kementerian Barang Antik Mesir.
Para ahli menemukan adanya retakan pada permukaan plester peti mati emas ini. Rencananya, mereka akan melakukan pembersihan mekanis dan kimiawi pada lapisan plester yang rusak dan menggantinya dengan plester baru. Mereka mengestimasi bahwa perlu waktu delapan bulan untuk merestorasi kondisi peti mati emas ini.
ADVERTISEMENT
Tidak banyak yang kita ketahui mengenai Tutankhamun. Ia diketahui telah menjadi Firaun atau penguasa Mesir di usia yang sangat mudah, yakni ketika berusia 9 tahun sehingga dijuluki juga sebagai Firaun muda. Ia berkuasa pada 1333 sampai 1323 Sebelum Masehi (SM). Firaun muda yang lahir pada tahun 1341 SM itu meninggal pada tahun 1323 SM.
Makamnya yang sering disebut sebagai KV62 ditemukan kembali oleh arkeolog Inggris bernama Howard Carter pada tahun 1922. Banyak temuan unik di dalam makam Tutankhamun. Salah satunya adalah pisau pendek yang terbuat dari besi meteorit.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·