Pencarian populer

Presiden Trump Mau Buat Angkatan Luar Angkasa, Cabang Baru Militer AS

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)

Presiden AS Donald Trump baru saja mengumumkan bahwa akan ada cabang baru dari militer AS, yaitu Angkatan Luar Angkasa alias ‘Space Force’. Pengumuman ini ia sampaikan pada pertemuan National Space Council di White House, Senin (18/6).

Sayang, menurut laporan Pop Science, Presiden Trump masih belum menjelaskan secara mendetail tugas dari Angkatan Luar Angkasa ini.

Sekarang ini banyak peluncuran ke luar angkasa dari AS yang diawasi oleh Air Force Space Command, yang merupakan komando utama angkatan udara militer AS. Selama ini militer AS memang banyak terlibat pada pengembangan luar angkasa AS sejak masa awal perlombaan ke luar angkasa antara AS dan Uni Soviet.

Tentara Amerika Serikat (Foto: Kevin Lamarque/Reuters)

Sejarah mencatat, semua astronaut pertama AS memiliki latar belakang sebagai pilot militer. Bahkan, sekarang ini pun banyak anggota NASA yang memulai karier sebagai pilot atau teknisi di militer.

Pembentukan cabang militer khusus bagi luar angkasa masih merupakan suatu hal yang agak kontroversial. Sebelumnya pada 1967, AS menandatangani Outer Space Treaty, sebuah perjanjian yang disepakati negara-negara seperti Uni Soviet dan yang lain untuk mencegah konflik terjadi pada saat eksplorasi ke luar angkasa.

Sebenarnya negara-negara anggota dalam perjanjian tersebut hanya sepakat untuk tidak menyimpan senjata nuklir atau senjata pemusnah massal di luar angkasa. Namun pada 2014, dilaporkan oleh Space News, AS memilih untuk tidak menandatangani perjanjian yang secara eksplisit melarang senjata luar angkasa.

Ditentang Pentagon

Sebenarnya usul pembentukan cabang militer baru ini ditentang oleh Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS. Mereka khawatir pembentukan Angkatan Luar Angkasa akan meningkatkan kerumitan birokrasi.

Gedung Pentagon. (Foto: STAFF/AFP)

Pentagon sendiri lebih mendorong terbentuknya bagian yang memberikan layanan yang terintegrasi dibandingkan membuat cabang militer baru.

Menurut Presiden Trump, Angkatan Luar Angkasa dan Angkatan Udara AS akan berada pada "tingkatan yang sama namun terpisah.” Sayangnya, masih belum diketahui bagaimana fungsi cabang militer baru ini di luar angkasa nanti.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36