Pencarian populer

Roket SpaceX Sukses Luncurkan Sisa 152 Jasad Manusia ke Orbit Bumi

Peluncuran Roket Falcon Heavy milik SpaceX Foto: REUTERS/Thom Baur

SpaceX kembali meluncurkan roket terhebatnya, Falcon Heavy. Dalam misi peluncuran terbarunya ini, Falcon Heavy sukses membantu pengiriman abu dari 152 jenazah manusia ke orbit Bumi. Abu manusia itu telah dikirim bersama dengan 23 satelit lainnya.

Pengiriman abu manusia ini merupakan proyek dari perusahaan Celestis Memorial Spaceflights. Perusahaan itu membeli ruang kosong di Falcon Heavy dari SpaceX, memasang sebuah kontainer, lalu mengisinya dengan kapsul metal kecil berisi abu manusia.

Misi peluncuran Falcon Heavy yang membawa abu manusia ini bernama Space Test Program-2 (STP-2). Pada Selasa (25/6) siang waktu Indonesia, misi ini telah dikonfirmasi sukses membawa abu 152 jenazah manusia itu ke orbit Bumi. Adapun Falcon Heavy sendiri telah lepas landas dari Bumi sejak Senin (24/6) pagi waktu Amerika Serikat.

Abu 152 jenazah manusia itu dibawa dengan satelit bernama Orbital Test Bed (OTB). OTB merupakan salah satu dari 24 satelit yang meluncur dalam misi STP-2 ini.

Selain abu manusia itu, Falcon Heavy juga membawa jam atom milik NASA bernama Deep Space Atomic Clock. Jam itu akan dipakai untuk eksperimen yang bisa mengubah cara robot dan astronaut bergerak di luar angkasa.

Dalam satelit lainnya yang dibawa Falcon Heavy ada instrumen bernama LightSail milik Planetary Society. Instrumen ini akan digunakan sebagai eksperimen untuk mempelajari bagaimana sebuah kendaraan mendorong dirinya untuk mencapai suatu tujuan.

Sebelumnya, SpaceX juga sudah pernah mengirimkan sisa jenazah manusia ke orbit. Tapi, perusahaan itu tidak secara langsung bekerja dengan pihak keluarga.

Urusan ini dilakukan oleh Celestis. Sejak berdiri pada 1994, perusahaan ini telah menerbangkan abu jenazah manusia dalam 15 roket berbeda.

Abu manusia dalam misi terbaru kali ini dikirim dalam bentuk kapsul yang tersimpan rapi di sebuah rak metal. Teknisi memasangkan 152 kapsul berisi abu ke dalam rak yang lalu ditempel ke bagian dek di dalam satelit itu.

Tidak semua kapsul berukuran dan memiliki berat yang sama. Pihak keluarga bisa memilih antara mengirimkan satu gram atau tujuh gram abu manusia.

"Kebanyakan orang memilih untuk menerbangkan satu gram abu dalam satu kapsul," ujar juru bicara Celestis Memorial Spaceflights, dilansir Business Insider.

Teknisi memasukkan abu ke dalam kapsul. Foto: Celestis Memorial Spaceflights.

Kebanyakan kapsul mendapat sentuhan ala batu nisan. Di atasnya terukir kata-kata yang biasa ditemukan tertulis di atas batu nisan.

Salah satu kapsul bertuliskan "Reach for the stars!" dan lainnya ada yang bertuliskan "Space Truckin' Forever". Ada juga kapsul berisi sisa jasad sepasang suami istri yang bertuliskan "They Lift Off Together".

Pengiriman abu manusia ke orbit Bumi dibanderol 5 ribu dolar AS atau sekitar Rp 70 juta. Sedangkan biaya untuk mengirim abu lewat dari orbit Bumi atau bahkan ke Bulan bisa lebih dari 12.500 dolar AS atau sekitar Rp 177 juta.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60