kumparan
20 Sep 2019 11:12 WIB

Seorang Pria Lansia di Australia Tewas Diserang Burung Magpie

Burung magpie Australia. Foto: Public Domain Pictures
Swooping season atau musim menukik bagi burung magpie yang terjadi setiap tahun di Australia bisa jadi hal yang mengkhawatirkan warga, terutama bagi mereka para pengendara sepeda. Bagaimana tidak, mereka harus tetap bersiaga saat melintas di jalanan, kalau-kalau ada seekor burung magpie yang tiba-tiba menyerang.
ADVERTISEMENT
Kekhawatiran warga sebenarnya cukup beralasan. Sebab, swooping season di tahun 2019 ini memakan korban jiwa, tidak hanya korban luka-luka.
Di New South Wales, Australia, seorang lansia tewas setelah berusaha menghindari serangan burung magpie. Kasus yang menimpa pria 76 tahun itu merupakan kabar buruk yang mengawali swooping season tahun ini.
Mulanya, si kakek mengendarai sepedanya di kawasan Nicholson Park yang terletak di Wollongong, kota terbesar ketiga di negara bagian New South Wales pada 15 September 2019 lalu. Menurut pejabat setempat, para saksi melihat si kakek mengayuh sepedanya di area taman sebelum akhirnya seekor magpie terbang menukik ke arahnya, demikian laporan IFL Science.
Si kakek yang hilang kendali kemudian menabrak tiang pagar lalu terjatuh. Dalam kondisi kritis, pria malang itu dilarikan ke Rumah Sakit St George. Meski sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tak tertolong akibat cedera kepala yang cukup serius.
Burung magpie Australia. Foto: Toby Hudson/Wikimedia Commons
Apa yang menimpa si kakek bisa dibilang sebuah kecelakaan yang bisa terjadi pada siapa pun. Namun di Australia, kasus-kasus serupa yang dipicu oleh serangan agresif dari burung gagak khas Negeri Kangguru itu sudah marak terjadi.
ADVERTISEMENT
Magpie merupakan spesies yang sedikit berbeda dari gagak-gagak lainnya yang ada di dunia. Burung ini memiliki paruh berwarna putih yang membedakannya dengan gagak-gagak lain.
Burung magpie jantan terkenal sangat agresif, apalagi ketika memasuki musim kawin. Burung ini tak segan menyerang hewan-hewan lain yang berusaha mendekati sarang mereka. Magpie sering dijumpai baik di pinggiran maupun tengah kota. Burung-burung ini pun kerap berhadapan dengan manusia.
Swooping season tahun ini datang lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Begitu menurut Gisela Kaplan, pakar perilaku hewan, sebagaimana diberitakan 7 News Australia.
Menurut Kaplan, burung magpie yang paling agresif memang biasa dijumpai saat memasuki musim semi, yakni bulan September dan Oktober. Namun entah mengapa, perilaku mereka bertambah agresif di awal tahun ini setelah musim dingin yang hangat berakhir sebelum waktunya.
ADVERTISEMENT
Dalam situs Magpie Alert yang melakukan pengawasan dan mencatat data serangan-serangan burung tersebut di seluruh Australia, disebutkan bahwa di sepanjang tahun ini tercatat lebih dari 1.750 kasus serangan magpie yang menyebabkan 210 orang cedera. Sebagian besar dari mereka mengalami cedera di bagian kepala dan wajah akibat serangan paruh burung magpie yang tajam.
Seperti sudah menjadi kebiasaan, burung-burung magpie hampir selalu menyerang para pengendara sepeda. “Burung-burung magpie itu tampaknya memiliki ingatan yang sangat baik dan menyerang orang-orang yang sama di setiap musimnya,” tulis Magpie Alert di situs mereka.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan