kumparan
6 Jun 2018 11:22 WIB

Ular Berkepala Dua Ini Punya Otak Berbeda di Tubuh yang Sama

Ular berkepala dua ditemukan di Lousiana, AS. (Foto: Dok. Tanee Janusz)
Aneh tapi nyata, mungkin begitu kata yang tepat untuk menggambarkan ular yang dipelihara oleh seorang warga Lousiana, Amerika Serikat, Tanee Janusz.
ADVERTISEMENT
Janusz memelihara seekor ular berjenis Western Rat Snake. Kalau dilihat dari jenisnya sendiri, ular ini sebenarnya biasa saja, tapi coba tengok bentuk kepalanya.
Ya, ular ini ternyata memiliki dua kepala.
Kepada Newsweek, Janusz mengatakan kalau ia mendapatkan ular uniknya itu pada bulan September tahun lalu. Seorang teman yang mengetahui posisi Janusz sebagai seorang Master Naturalist Program menghubunginya dan menawarkan apakah ia tertarik untuk memelihara ular berkepala dua yang ia temukan di halaman belakangnya.
Janusz langsung menerima tawaran tersebut dan memberi nama ular itu Filo dan Gumbo. Ia memperkirakan kalau ular tersebut baru berumur satu atau dua hari dan merupakan jenis ular yang tidak beracun.
ilustrasi ular (Foto: dok.thinkstock)
Meski terdengar aneh, sebenarnya kelainan seperti ini lebih sering terjadi pada ular daripada hewan lainnya. Satu dari sepuluh ribu ular yang lahir memiliki kemungkinan untuk mengalami kelainan yang diakibatkan oleh embrio yang tidak terpisah dengan baik, sehingga ular memiliki dua kepala, dua otak, dan satu tubuh.
ADVERTISEMENT
Kehadiran ular unik ini, menurut Janusz, membantu mengubah cara pandang komunitas di sekitarnya yang semula senang membunuh ular dan hewan-hewan yang mereka anggap aneh.
"Cara yang paling baik adalah dengan membiarkan orang melihat mereka," kata Janusz. "Keistimewaan mereka membuat orang lebih terbuka dan mau berbicara dengan tentang ular ini."
Ilustrasi ular. (Foto: Pixabay)
Ular berkepala dua ini berbagi pencernaan dan saluran pernapasan yang sama, namun hal ini tidak membuat ular berkepala dua itu harus menerima perlakuan khusus.
"Satu-satunya perbedaan adalah memastikan bahwa mangkuk air mereka tidak terlalu dalam karena kepala dominan akan menyeret kepala yang tidak dominan ke dalam air," jelas Janusz.
Ia yakin kalau ular ini bisa berumur panjang. Setidaknya bisa hidup 10 tahun di alam liar dan 20 hingga 25 tahun dalam pemeliharaan manusia.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan