kumparan
20 Mar 2019 20:06 WIB

Ahsan/Hendra Dapat Bonus Tambahan dari Klub Masing-masing

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjuarai All England 2019. Foto: Dok. PBSI
Pesimisme sempat menyelimuti perjalanan wakil-wakil Indonesia di All England 2019. Namun, pada akhirnya Indonesia berhasil meraih satu gelar juara di turnamen tersebut melalui nomor ganda putra.
Melalui tangan Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan, tradisi selalu meraih setidaknya satu gelar juara sejak 2016 berhasil dipertahankan. Adapun, kemenangan tersebut tak didapatkan duo berjuluk 'The Daddies' itu dengan mudah. Pasalnya, Hendra sempat mengalami cedera betis pada laga semifinal melawan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).
Cedera inilah yang membuat Ahsan/Hendra keok pada gim pertama (11-21) kala melawan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di final. Namun, di momen terpuruk itulah keduanya bisa menemukan motivasinya kembali. Pada gim kedua dan ketiga, Ahsan/Hendra tampil perkasa sehingga menang 21-14 dan 21-12.
"Saat kami kalah di gim pertama, saya bilang ke Hendra bahwa kami perlu berjuang dengan sepenuhnya di gim selanjutnya. Setidaknya, jika kami kalah, kami telah memberikan perlawanan," kenang Ahsan dalam konferensi pers Penghargaan Juara All England 2019, Rabu (20/3/2019).
Usaha tak mengkhianati hasil, dan itulah yang terjadi kepada Ahsan/Hendra. Kegemilangan membawa pulang gelar juara itudiganjar dengan bonus melimpah. Tak tanggung-tanggung, baik Ahsan dan Hendra sama-sama menerima bonus dengan total mencapai 225 juta rupiah. Sebelum ini, Ahsan/Hendra juga telah mendapatkan bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Karena statusnya sebagai atlet PB Djarum, maka Ahsan menerima 200 juta rupiah dari klubnya. Begitu juga dengan Hendra, yang menerima uang dengan nominal serupa dari PB Jaya Raya. Uang sisanya didapatkan Ahsan dan Hendra dari Tiket.com.
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan saat menerima medali di All England 2019. Foto: Reuters / Andrew Boyers
Mengenai perhatian dari timnya masing-masing, kedua pebulu tangkis ini merasa bersyukur. Ahsan/Hendra akan menjadikan apresiasi yang didapatkannya kini sebagai motivasi agar kian berprestasi.
"Apresiasi ini tentu menjadi penyemangat kami agar bisa terus berprestasi demi mengharumkan nama bangsa. Terima kasih atas perhatian klub, semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi tak hanya bagi kami. Melainkan juga para atlet muda supaya berusaha lebih keras lagi demi meraih juara," kata Hendra.
Di acara Penghargaan Juara All England 2019 itu, terselip satu sesi untuk mengapresiasi atlet putra PB Djarum yang bertarung di Djarum Superliga Badminton 2019. Tim Putra PB Djarum sendiri berhasil memutus dominasi Musica Trinity, yang selalu menjadi jawara turnamen yang sudah ada sejak 2007 itu dalam lima tahun terakhir, melalui kemenangan 3-1 di final.
Selain hadiah utama sebesar 80 ribu dolar AS, Kevin Sanjaya Sukamuljo cs. juga akan menerima uang sebesar 300 juta rupiah. Seperti hadiah untuk Ahsan/Hendra, hadiah untuk para atlet PB Djarum juga dimaksudkan untuk menginjeksikan motivasi.
"Bonus untuk Tim Putra PB Djarum merupakan bagian dari apresiasi dan motivasi kepada para atlet PB Djarum. Kami berhaap para atlet ini, terutama yqng masih muda, akan semakin terpacu semangatnya," ucap Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan