Pencarian populer

AoV: Game ‘MOBA Mobile’ Sempurna untuk Asian Games 2018

Turnamen eSports (ilustrasi). (Foto: M. Faisal/kumparan)

Sampai detik ini, baik League of Legends (LoL) maupun DOTA 2 sama-sama masih menjadi raja untuk game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) di mesin Komputer Personal (PC). Dua game ini tak hanya menjanjikan kesenangan, tapi juga sudah menjadi jalan hidup.

Buka YouTube, maka akan Anda temukan ribuan gamer yang memainkan game tersebut ditonton ratusan ribu hingga jutaan orang. Atau sesekali tontonlah kompetisi eSports, maka tak jarang Anda temukan dua game ini sengaja ditaruh sebagai sajian utama dengan ribuan penonton membawa spanduk selayaknya ini pertandingan sepak bola.

Kesuksesan itulah yang membuat pengembang game ponsel mulai mencoba membuat gim ala DOTA 2 atau LoL. Namun, jika game-game MOBA di PC menghabiskan waktu minimal sampai 30-45 menit, game MOBA di ponsel tak sampai 10-15 menit. Pemangkasan waktu yang signifikan itu bisa terjadi karena berbagai kiat.

Mulai dari peta MOBA di ponsel yang tak seluas di versi PC, menu yang lebih sederhana, pertandingan yang paling maksimal 5 lawan 5, hingga kontrolnya yang bersifat analog. Tentu saja, modifikasi ini dilakukan tanpa menghilangkan unsur keseruan di dalam game.

Di dunia per-MOBA-an, Arena of Valor (AoV) dikenal sebagai pionir sekaligus rajanya di dunia game seluler. Game ini dirilis pada 2015 dengan nama Honor of Kings. Pada akhir tahun lalu, sebagaimana Bgr melansir, AoV disebut sebagai game ponsel tersukses karena berhasil mengantongi 900 juta dolar AS dalam kuartal pertama 2017.

Maka, tak mengherankan jika AoV bisa diperlombakan di berbagai kompetisi eSports di berbagai wilayah di dunia. Salah satunya di Asian Games 2018. Nah, karena olimpiade Asia yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang itu tinggal menghitung hari lagi, kumparanSPORT akan mengajak Anda berkenalan melihat ‘isi perut’ AoV.

10 (Atau 15) Menit yang Mendebarkan

Saat belum masuk dalam arena pertarungan, Anda dan empat rekan Anda dalam satu tim dipersilakan memilih hero sesuai keinginan. Dan seperti LoL, berbagai hero di AoV memiliki kemampuan yang spesifik.

Hero dengan tipe Support punya fungsi utama untuk menyembuhkan rekan-rekan yang lain, atau memperlambat kecepatan lawan ketika bergerak menyerang. Lalu, dengan darah dan armor yang panjang, hero tipe Tank jelas ditakdirkan untuk berada di paling depan dalam pertempuran.

Sementara itu, dengan kecepatannya plus serangan yang efektif, hero tipe fighter/assassin jelas terlahir untuk memusnahkan lawan. Sedangkan, serangan jarak jauh hero bertipe marksman bisa sangat berguna dalam strategi pertarungan. Juga jangan jupa untuk melihat hero bertipe mage yang bisa mendistraksi lawan dengan kekuatan magis.

Setelah hero dipilih, baru Anda bisa masuk di dalam arena pertarungan. Amati layar, maka Anda akan melihat berbagai hal dalam gim ini yang bisa sangat berguna.

Arena of Valor. (Foto: AoV)

Paling kiri bawah itu adalah analog, yang tentu saja tujuannya adalah untuk menggerakkan hero. Sementara, di pojok kanan bawah itu adalah opsi menyerang. Ada yang sekadar serangan biasa, hingga serangan spesial. Namanya serangan spesial, maka butuh waktu untuk bisa mengaktifkan opsi tersebut. Satu-satunya cara mengaktifkannya dengan membunuh musuh dengan serangan biasa.

Kemudian, tengok ke kanan atas, ada informasi umum tentang jalannya pertarungan. Mulai dari berapa lama pertandingan telah bergulir, darah Anda tinggal berapa, informasi sudah membunuh dan terbunuh berapa kali, skor tim Anda dan tim lawan hingga koneksi internet Anda stabil atau tidak. Di kiri, ada peta gim ini.

Nah, sekarang mari fokus kepada peta. Sebagaimana yang dibilang sebelumnya, peta di gim MOBA macam AoV lebih singkat dari game-game MOBA kebanyakan.

Anda akan melihat ada berbagai rintangan yang harus dihadapi sebelum bisa menghancurkan markas lawan. Tower-tower-nya berjejer dari sisi bawah, atas, dan tengah siap membunuh Anda dalam tembakan otomatis ketika Anda mendekat. Belum lagi berhadapan dengan lawan langsung.

Itu berarti, Anda dan tim lawan cuma punya tiga opsi dalam melakukan serangan di game ini. Itu juga berarti, pertarungan akan langsung tersaji sejak gim baru saja bermula. Ini yang bikin pertarungan cuma berjalan 15 menit.

Selayaknya Dota 2 atau LoL, gim ini juga memberikan fitur voice command. Dengan fitur itu, Anda bisa berkomunikasi dengan rekan Anda perihal strategi macam apa yang hendak diterapkan dalam menghancurkan Tower utama. Fitur ini tentu saja sangat berguna untuk mencegah rekan atau bahkan Anda bertindak sembrono dalam game.

Nah, fitur-fitur inilah yang membuat AoV bisa dibilang sempurna sebagai gim MOBA untuk ponsel. Mereka menerapkan hal-hal yang simpel, selayaknya gim ponsel. Tapi, juga tak kalah seru dari DOTA 2 atau LoL. Jadi, sudah siap nonton pertarungan 10-15 menit khas AoV di Asian Games 2018?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: