kumparan
9 Jul 2019 23:43 WIB

ASEAN School Games: Indonesia Targetkan 38 Emas untuk Jadi Juara Umum

Para atlet atletik Indonesia di ASEAN School Games 2019 bersama Ahmad Arsani dan Yayan Rubaeni, serta staf Kemenpora Indonesia. Foto: Aditia Nugraha/kumparan
Indonesia didaulat menjadi tuan rumah ASEAN School Games (ASG) 2019. Selain menginginkan sukses dalam penyelenggaraan, Menpora Imam Nahrawi menargetkan kontingen Indonesia bisa keluar sebagai juara umum di pesta olahraga pelajar se-Asia Tenggara edisi ke-11 ini.
ADVERTISEMENT
Untuk mewujudkan target tersebut, Ahmad Arsani selaku Komandan Pelatnas ASG 2019 menyebut pihaknya sudah menyusun strategi. Yang paling utama menurutnya adalah soal jumlah medali yang perlu diraih.
“Harapan dari pemerintah, Indonesia bisa menjadi juara umum dengan target perolehan medali emas sebanyak 36-38 keping,” kata Ahmad saat meninjau latihan cabor atletik di lintasan lari GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Selasa (9/7/3029).
Staf Kemenpora meninjau persiapan atlet Indonesia jelang ASEAN School Games 2019. Foto: Aditia Nugraha/kumparan
Ahmad optimistis para atlet junior Indonesia mampu tampil ciamik untuk mewujudkan target perolehan medali ini. Terlebih, 183 atlet yang tergabung dalam kontingen ‘Merah Putih’ sudah melakukan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Semarang sejak akhir Juni lalu.
“Sampai hari ini, atlet dan venue sudah siap dan akan bisa digunakan untuk tanggal 17 Juli nanti. Kendalanya sudah bisa dieliminasi, sudah tidak ada. Atlet juga menurut para pelatih, kondisinya sudah mencapai puncak, siap untuk bertanding,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
Keyakinan serupa dilontarkan oleh Yayan Rubaeni selaku Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia. Menurutnya, pelatnas yang terfokus hanya di satu tempat akan mengutungkan para atlet dan pelatih dalam merajut kekompakan.
Pelatih atletik Indonesia di ASEAN School Games 2019, Fadlin Ahmad. Foto: Aditia Nugraha/kumparan
“Untuk pelatnas, kita memang pusatkan hanya di satu tempat dan ketika pergi latihan di venue masing-masing. Baru kemudian di tanggal 17 Juli, atlet akan keluar dari tempat pelatnas dan menempati hotel-hotel di dekat venue masing-masing cabor,” jelas Yayan.
“Khusus untuk pelatnas, demi efektivitas, kekompakan, dan kebersamaan kontingen sengaja dikumpulkan di satu tempat, tapi mereka berlatih di venue yang nantinya akan digunakan,” ujarnya.
ASEAN School Games 2019 akan dihelat di Semarang, Jawa Tengah, pada 17-25 Juli. Upacara pembukaan akan berlangsung di Stadium Holy Terang Bangsa School pada 18 Juli pukul 15:00 WIB dan penutupan digelar pada 24 Juli di pelataran Candi Borobudur, Magelang, pukul 15:30 WIB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan