kumparan
14 Jun 2019 14:56 WIB

Bagi Steve Kerr, Warriors Sudah Berjuang Mati-matian

Steve Kerr, pelatih Golden State Warriors. Foto: John E. Sokolowski-USA TODAY Sports
Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, memuji penampilan timnya di sepanjang babak final NBA 2019. Menurut Kerr, Warriors telah menampilkan perjuangan dan pertarungan terbaik.
ADVERTISEMENT
Di babak final tersebut, Warriors memang harus mengakui keunggulan sang penantang, Toronto Raptors, dengan skor 2-4. Kekalahan dengan skor 110-114 di gim keenam, Jumat (14/6/2019) pagi WIB, memastikan Kerr dan anak asuhnya gagal merengkuh gelar juara.
Kendati begitu, Kerr berpendapat bahwa keberhasilan timnya untuk memaksa Raptors bertarung hingga gim keenam adalah sebuah pencapaian yang luar biasa.
“Mengagumkan rasanya kami dapat bermain sejauh itu, bahkan kami memiliki kesempatan untuk menang dan memaksa adanya gim ketujuh. Saya berpikir, bagaimana mungkin? Bagaimana caranya mereka bisa melakukan itu?” kata Kerr dikutip dari AOL.
“Saya sangat beruntung bisa melatih mereka dan menyaksikan mereka bertarung. Ya ampun, mereka benar-benar berjuang. Mereka memperlihatkan itu sepanjang seri (final) ini dan sepanjang play-off.”
ADVERTISEMENT
Pada dasarnya, masuknya Warriors—yang merupakan juara bertahan—ke babak final bukanlah sesuatu yang mengejutkan. The Dubs memiliki setidaknya lima pemain kaliber All-Star dalam skuat mereka.
Tetap saja pujian Kerr tidak berlebihan. Pasalnya, Warriors mesti kehilangan dua pemain bintang akibat cedera parah di babak final ini.
Yang pertama adalah Kevin Durant. MVP Final NBA di dua musim terakhir itu mengalami cedera otot Achilles ketika Warriors menang di gim kelima, Selasa (11/6) lalu. Durant—yang sebelumnya juga absen karena cedera—sempat mencatatkan rata-rata 32,3 poin per gim di babak play-off tahun 2019 ini.
Bintang Warriors, Kevin Durant, mengalami cedera di gim kelima final NBA. Foto: Kyle Terada-USA TODAY Sports
Kedua adalah Klay Thompson. Pemain yang berposisi sebagai shooting guard ini menjadi tulang punggung Warriors untuk mencetak angka selepas Durant cedera.
ADVERTISEMENT
Di gim keenam, Thompson sukses menjalankan tugasnya itu. Ia tampil menggila. Memasuki kuarter ketiga, Thompson sukses mencetak 30 poin dan Warriors tengah mendapatkan momentum.
Setelah itu, petaka terjadi. Di pertengahan kuarter ketiga, pria berusia 29 tahun itu memegangi lututnya setelah jatuh dengan tidak sempurna. Thompson harus mengakhiri pertandingan lebih awal, dan Warriors kesulitan menjalani pertandingan tanpa pencetak angka terbaiknya.
Lebih menyedihkan lagi karena cedera Durant dan Thompson ini terbilang parah. Otot Achilles Durant putus dan ia mesti melewatkan musim 2019/2020 mendatang. Sementara, Thompson dilaporkan mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL), dan mungkin akan absen untuk waktu yang lama juga.
Cedera Thompson dan Durant menjadi satu-satunya kekecewaan yang didapatkan oleh Kerr. Meskipun kontrak kedua pemain itu akan habis di akhir musim 2018/2019 ini, sang pelatih tetap menyayangkan cedera Thompson dan Durant.
ADVERTISEMENT
Bintang Golden State Warriors, Klay Thompson, mengalami cedera lutut. Foto: Sergio Estrada-USA TODAY Sports
“Kami dapat bilang bahwa kekalahan ini tak menjadi masalah, apa pun yang terjadi kepada mereka. Masalah kami saat ini, Durant akan melewatkan musim depan karena cederanya dan Thompson mengalami cedera lutut."
"Kami akan lebih tahu tentang cedera Thompson nanti. Namun, apa yang mereka alami adalah sesuatu yang brutal. Saya tak tahu apakah ini dampak dari perjuangan 100% mereka selama lima musim terakhir, tetapi ini sangat mengecewakan,” kata Kerr.
Walaupun begitu, Kerr tampak legawa. Mantan pemain Chicago Bulls ini memberikan selamat kepada Raptors, yang menurutnya bermain dengan fantastis.
“Saya ingin melayangkan ucapan selamat kepada Toronto. Mereka bermain luar biasa. Mereka bertahan dan mengoper bola dengan baik. Mereka juga memiliki banyak pemain yang telah berkontribusi besar terhadap NBA. Mereka layak untuk memenangi ini,” tambah Kerr.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·