kumparan
19 Apr 2018 15:18 WIB

Cara Warriors Bertahan Tanpa Curry: Memasang Iguodala di Posisi Guard

Iguodala dan Curry. (Foto: TIMOTHY A. CLARY / AFP)
Kehilangan seorang Stephen Curry, yang menepi lantaran cedera lutut, nyatanya tidak membuat permainan Golden State Warriors sepanjang babak playoff NBA menghadapi San Antonio Spurs melempem. Dalam dua gim yang sudah dilewati sejauh ini, Warriors selalu meraih kemenangan dan kini unggul 2-0.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini seakan membenarkan komentar pelatih Warriors, Steve Kerr, yang menyebut timnya masih bisa melaju di babak playoff kendati sedikit pincang dengan absennya Curry. Untuk mewujudkan komentarnya itu, Kerr melakukan hal di luar dugaan pada dua gim awal playoff.
Pelatih berusia 50 tahun itu memasang pemain veteran, Andre Iguodala, sebagai starter untuk mengisi posisi Curry di slot point guard. Di satu sisi, keputusan ini mengejutkan, di lain sisi keputusan ini terbilang nekat lantaran Iguodala hanya delapan kali dipasang sebagai starter selama empat tahun terakhir, itu pun di pertandingan musim reguler.
Keputusan ini kian riskan jika menilik pengalaman Iguodala yang belum pernah bermain di posisi guard selama 13 tahun kariernya di NBA. Posisi aslinya adalah forward. Kenekatan Kerr hampir jadi bumerang di gim pertama karena Iguodala hanya mencetak tiga poin dan empat assist, beruntung di gim pertama Warriors terbantu dengan cemerlangnya Klay Thompson dan Kevin Durant yang total menyumbang 53 poin.
ADVERTISEMENT
Penampilan eks pemain Denver Nuggets itu meningkat di gim kedua. Iguodala memasukkan empat tembakan tripoin dengan total memasukkan 14 poin dan mengirimkan lima assist. Perannya juga kentara soal bertahan dengan membukukan 7 defensive rebound, 1 steal, dan 1 blok.
Menawannya penampilan Iguodala membuat beberapa penggawa Warriors merasa lega ."Saya sangat suka dengan ketenangannya, dia adalah seorang veteran dan pemimpin kami. Dia tidak pernah menunjukkan ego dan pergi ke pertandingan dan melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan," kata Durant dilansir situs NBA.
"Bahkan jika dia tidak bisa menembak, dia memberikan nilai lebih buat kami lewat semangatnya, bertahannya, rebound-nya, dan caranya melakukan penetrasi ke ring dan memberikan assist. Kami menghargainya atas semua usaha itu," ujar Durant menambahkan.
ADVERTISEMENT
Well, Iguodala memang menunjukkan diri bisa jadi alternatif dadakan buat Kerr meramu timnya tanpa Curry. Dengan Spurs yang juga masih kehilangan Kawhi Leonard di babak playoff ini, kemungkinan Iguodala menjadi starter masih sangat besar dan Warriors bisa berharap banyak dari apa yang diberikan dia di dua gim pertama palyoff.
"Hal terpenting adalah tidak takut gagal. Anda mencoba mengatasi situasi apa pun yang Anda hadapi, itulah yang saya coba lakukan. Terkadang Anda merasa puas dengan peran lain itu dan apa pun yang mereka butuhkan dari saya, sungguh semua itu baik-baik saja buat saya," kata Iguodala menanggapi peran anyarnya di babak playoff.
Andre Iguodala. (Foto: Kyle Terada-USA TODAY Sports via Reuters)
Pemilihan Iguodala sebagai guard sejatinya bisa dilihat dari berbagai aspek. Selain didasari pada kemampuannya mengatur skema permainan, aspek lain yang kemungkinan besar jadi pertimbangan Kerr memilih Iguodala adalah cederung lebih kuatnya dia dalam bertahan.
ADVERTISEMENT
Selama dua gim playoff ini, Warriors tercatat sebagai tim terbak ketiga soal urusan kemasukan per laga dengan 97,1, mereka tim terbaik ketiga soal defensive rebound dengan 37 kali per laga.
Selain itu, sistem permainan yang dibuat Kerr membuat Warriors menjadi tim paling kolektif selama playoff dengan jumlah assist terbanyak (23,6 assist per laga). Ini artinya, Kerr sudah merancang taktik permainan yang memungkinkan Warriors untuk tetap kuat dalam bertahan dan tajam di serangan meski tanpa kehadiran Curry.
Akan tetapi, dengan Curry yang diperkirakan bakal kembali dua minggu lagi, Warriors harus membuat perubahan startegi ini tetap berjalan di gim selanjutnya, apalagi di gim ketiga nanti mereka akan bertandang ke markas Spurs, AT&T Arena.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan