kumparan
12 Feb 2019 19:44 WIB

Crutchlow Makin Semangat Balapan Usai Jalani Operasi Pergelangan Kaki

Cal Crutchlow mengikuti tes MotoGP di Sepang. Foto: Dok. LCR Honda Team
Tak hanya Marc Marquez pebalap Honda yang menggila usai operasi jelang MotoGP 2019. Cal Crutchlow, rider andalan Tim LCR Honda Castrol, menyegel hasil cukup positif dari Tes MotoGP Sepang 2019, 6-8 Februari lalu.
ADVERTISEMENT
Padahal, ada besi yang dipasang di pergelangan kaki kanan Crutchlow. Pebalap asal Inggris ini mengalami kecelakaan saat menjalani latihan bebas kedua di Sirkuit Phillip Island pada Grand Prix (GP) Australia, akhir Oktober 2018.
Tengah melaju cepat di Tikungan 1, dia terjatuh dan masuk ke area berpasir. Sempat duduk, Crutchlow lalu terlihat kesakitan dan langsung membaringkan tubuhnya ke sisi kiri, tentu agar kaki kanannya --yang kemudian dipastikan cedera-- tidak tertekan.
Setelah menjalani pemeriksaan, laman MotoGP melaporkan bahwa Crutchlow mengalami retak bimalleolar dan tibia. Saking parahnya cedera, dia harus dua kali menjalani operasi. Sang pebalap bahkan sudah memikirkan dampak terburuk, yakni tak bisa lagi balapan.
"Sejak awal saya tahu cedera ini parah. Dokter menyebutkan Pilon fraktur dan itu adalah yang terburuk. Saya sekarang punya dua pelat di tibia, satu di dalam dan satu di tengah" kata Crutchlow di laman MotoGP pada Januari 2019.
ADVERTISEMENT
"Sebagai pebalap, kami membayangkan bisa kembali balapan dua pekan (setelah cedera). Tapi saat ini sudah sembilan pekan berlalu dan bahkan saya masih kesakitan ketika berjalan," imbuhnya.
Loading Instagram...
Namun, rider berusia 33 tahun ini menajamkan motivasi agar bisa terus melaju di lintasan balap MotoGP.
Tes di Sepang jadi buktinya. Crutchlow mampu melahap tiga hari tes dan menutupnya dengan berada di peringkat enam klasemen akhir, selisih 0,541 detik dari Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) di posisi pertama, sekaligus jadi pebalap Honda yang tercepat.
Bagaimana perkembangan kondisinya usai Tes Sepang? Crutchlow mengatakan kondisi kaki kanannya jauh lebih baik dari yang diharapkan.
"Satu pekan lalu masih buruk dan saya kira akan semakin parah, tapi sudah membaik setelah tes tiga hari. Dampaknya jari saya jadi sakit, tapi itu bukan masalah. Saya masih lambat menggerakan kaki untuk rem belakang, tapi selain itu, kondisi saya bagus mengingat sudah tiga bulan tidak berada di atas motor," kata Crutchlow seperti dilansir Crash.
ADVERTISEMENT
"Namun, jangan salah, saya merasa seperti habis tertabrak bus setiap bangun di pagi hari. Ketika di atas motor, saya memang baik-baik saja, barulah setelah turun (terasa sakit). Untuk berada di atas motor, saya memang sudah melakukan persiapan," imbuhnya.
Soal RC213V versi 2019, Crutchlow mengaku masih kesulitan beradaptasi. Sang pebalap memang baru kali pertama menjajal kuda besi andalan Honda itu di Sepang karena tidak mengikuti tes pramusim di Valencia dan Jerez pada November 2018.
"Mungkin saya harus beradaptasi karena saya merasa kurang nyaman di beberapa area," ujarnya.
Berikutnya, Cal Crutchlow dan para pebalap andal lain bakal melakoni tes pramusim keempat sekaligus terakhir di Sirkuit Losail, Qatar, 23-25 Februari mendatang sebelum membuka GP pertama di tempat yang sama mulai 7 Maret hingga race Minggu, 10 Maret 2019.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan