Pencarian populer

Deena Kastor: Ingin Jadi Juara, Jangan Salah Pilih Sepatu

Deena Kastor, Atlet Marathon AS dan peraih medali perunggu olimpiade 2004. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan

Meraih gelar pada kejuaraan marathon tidak hanya sekadar berbekal ketahanan fisik dalam melahap rute sepanjang 42 kilometer. Lebih dari itu, faktor gear terutama sepatu lari menjadi salah satu elemen penunjang seorang atlet mampu berprestasi.

Hal ini diungkapkan peraih medali perunggu Olimpiade 2004 Deena Kastor di sela-sela peluncuran produk terbaru Asics, MetaRide di Tokyo, Jepang. Pelari berusia 46 tahun itu mengaku, memenangkan kejuaraan memberinya kekuatan untuk berbuat lebih baik.

Atlet Marathon AS yang juga peraih medali perunggu olimpiade 2004 Deena Kastor (tengah) di acara launching sepatu Asics METARIDE di Tokyo, Jepang. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan

Namun, untuk mencapai hal tersebut tidak mudah. Seorang pelari harus mampu menjaga kebugaran fisik dan konsisten dalam menjalani rangkaian latihan. Selain itu, faktor penunjang utamanya sepatu sangat penting dalam menentukan pencapaian dalam sebuah kejuaraan karena berkaitan dengan kecepatan.

“Mengikuti sejumlah kejuaraan membuat saya mengerti bagaimana seharusnya sebuah sepatu terbaik untuk bisa menghadirkan kemenangan. Ini sangat penting bagi perusahaan untuk mengembangkan produk yang diinginkan pelari,” jelasnya.

Sebagai brand ambassador Asics, pelari asal Amerika Serikat itu mengaku sangat antusias dengan produk terbaru, MetaRide. Sepatu dengan kelir merah pada bagian tapak itu menurutnya produk terbaik yang dikeluarkan produsen asal Jepang itu dalam 70 tahun terakhir.

Asics MetaRide mampu menjawab tantangan sekaligus mengatasi keluhan banyak pelari selama ini. Kemampuan menerima masukan ini membuat Asics berhasil melahirkan produk yang benar-benar bisa bersaing dengan brand lainnya.

Atlet Marathon AS yang juga peraih medali perunggu olimpiade 2004 Deena Kastor (kedua dari kanan) di acara launching sepatu Asics METARIDE di Tokyo, Jepang. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan

Inovasi yang dilakukan tersebut harus terus berlanjut untuk melahirkan produk-produk yang lebih baik. “Sangat luar biasa ketika mencoba sepatu ini. Menurut saya, ini adalah sepatu yang dibuat untuk menjadi pemenang,” katanya.

Tidak hanya dari segi fungsi, Deena Kastor mengaku jika desain sepatu ini menggambarkan masa depan. Konsep yang diusung sangat canggih dan futuristik dengan beragam terobosoan di dalamnya. Tidak hanya nyaman digunakan namun juga menarik perhatian.

“Ketika melihat boksnya, seperti melihat masa depan. Sangat futuristik. Tidak hanya saya tapi semua orang yang melihatnya juga pasti akan merasakan hal serupa. Pesan saya, Asics harus lebih bijak dalam membuat produk agar bisa mengatasi tantangan ke depannya,” tambahnya.

Asics luncurkan sepatu model terbarunya, METARIDE, di Tokyo, Jepang Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan

Terkait pencapaiannya selama ini, Deena memilih merendah. Dia mengaku tidak terlalu yakin lantaran setiap pelari memiliki personal best masing-masing. Apalagi, jika berbicara pelari Amerika Serikat yang notabene sudah terbiasa dengan iklim kompetisi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: