Pencarian populer

Di Akhir MotoGP 2018, Pedrosa dan Honda Resmi Berpisah

Dani Pedrosa (Foto: Helmi Afandi/kumparan)

Rumor yang menerpa Dani Pedrosa dan Honda dalam beberapa waktu terakhir akhirnya terjawab. Di akhir musim MotoGP 2018 nanti, kedua belah pihak benar-benar akan berpisah.

Ya, Pedrosa dan Honda akan mengakhiri kerja sama yang sudah terjalin sejak 2001 silam. Di musim 2019 nanti, pebalap asal Spanyol itu tak akan lagi membalap untuk Honda seperti yang sudah dilakukannya dalam 18 tahun terakhir.

Pedrosa berkarier dengan Honda sejak masih membalap di kelas 125cc (sekarang Moto3, red) pada 2001. Ketika naik kelas ke 250cc (Moto2) dan ke MotoGP pada 2006 dia pun tak pernah pindah ke lain hati.

Namun, kali ini keputusan pria berusia 32 tahun itu sudah bulat. Untuk pertama kalinya dia akan meninggalkan Honda. Dan salah satu alasan Pedrosa mengambil keputusan itu adalah karena ia ingin mencari tantangan baru untuk kariernya.

Dani Pedrosa di tes pramusim Thailand. (Foto: MANAN VATSYAYANA / AFP)

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada HRC (Honda Racing Corporation) untuk seluruh tahun penuh sukses ini. Saya telah tumbuh tidak hanya sebagai pengendara, tetapi juga sebagai manusia bersama mereka," ujar Pedrosa dilansir situs resmi MotoGP.

"Saya akan selalu memiliki HRC dalam ingatan dan hati saya. Dalam hidup, kita semua membutuhkan tantangan baru dan saya merasa sudah waktunya untuk melakukan perubahan. Terima kasih, HRC," tambah dia.

Selama membalap bersama Honda, Pedrosa sudah tiga kali jadi juara dunia, yakni pada 2003 di kelas 125cc serta 2004 dan 2005 di kelas 250cc. Sayangnya, sejak naik kelas ke MotoGP, pria dengan nomor motor 26 itu belum pernah mencicipi gelar juara dunia.

Marquez dan Pedrosa merayakan kemenangan. (Foto: AFP/Jose Jordan)

Pencapaian Pedrosa bersama Honda di kelas MotoGP hanyalah jadi runner-up pada musim 2007, 2010, dan 2012. Setelah itu, prestasinya berputar di posisi tiga sampai enam. Sejak 2006 itu pula, Pedrosa mampu meraih 31 kemenangan dan 112 kali berdiri di atas podium.

Ketidakmampuan untuk menang dan prestasinya yang terus stagnan itu pula yang disebut-sebut sebagai biang keladi perpisahan Honda dengan Pedrosa. Sebab, Honda selaku konstruktor penuh ambisi, ingin memiliki pebalap pabrikan yang tak kalah hebatnya dengan Marc Marquez.

Karena itu, sejak beberapa waktu terakhir ini juga muncul nama-nama yang diprediksi bakal menggantikan Pedrosa. Sebut saja Jorge Lorenzo (Ducati), Alex Rins (Suzuki), hingga Joan Mir (pebalap Moto2).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36