kumparan
8 Sep 2019 21:58 WIB

F1 GP Italia: Leclerc Bawa Ferrari Berjaya di Kandang

Charles Leclerc dan Lewis Hamilton saling kejar-mengejar di Formula 1 GP Italia. Foto: REUTERS/Massimo Pinca
Charles Leclerc berhasil mengunci tempat pertama di Formula 1 GP Italia yang bertempat di Sirkuit Monza, Sabtu (8/9/2019) malam WIB. Bagi pebalap dari Ferrari itu, kemenangan di Monza ini menjadi yang kedua berturut-turut baginya setelah sukses menjuarai GP Belgia pekan lalu.
ADVERTISEMENT
Posisi kedua dan ketiga GP Italia ini ditempati oleh duo Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. Bottas berselisih 0,835 detik dengan Leclerc. Sementara, Hamilton, yang start di grid kedua, berselisih 35,199 detik dengan Leclerc.
Meskipun begitu, Hamilton masih mampu menjaga tempatnya di pucuk klasemen pebalap F1 2019 dengan 284 poin. Bottas di belakangnya dengan 221 poin. Sementara, Leclerc ada di peringkat empat dengan 182 poin.
Leclerc berhasil mengawali balapan dengan sempurna. Begitu juga dengan Hamilton dan Bottas yang start dua posisi di belakangnya.
Namun, banyak kejadian menarik yang terjadi di belakang tiga pebalap pertama itu. Pebalap Red Bull, Max Verstappen, mesti masuk pit lebih awal karena bertabrakan dengan Sergio Perez.
ADVERTISEMENT
Tak lama setelah itu, Carlos Sainz Jr. dan Alex Albon bersinggungan di tikungan pertama. Akibatnya, Albon mesti keluar lintasan.
Memasuki lap ke-7, partner setim Leclerc, Sebastian Vettel, melakukan kesalahan yang cukup konyol. Di tikungan kesembilan, pebalap asal Jerman itu kehilangan kendali dan mobilnya terputar.
Ia kemudian secara ceroboh masuk ke lintasan, dan menubruk Lance Stroll. Stroll, yang kehilangan kendali, berbenturan dengan Pierre Gasly.
Akibat insiden itu, Vettel mesti kembali ke pit. Tak hanya itu, ia juga mendapatkan penalti selama 10 detik.
Di lap ke-29, Sainz menjadi pebalap yang keluar dari balapan ini. Ban di mobilnya terlihat kendor selepas keluar dari pit. Alhasil, Virtual Safety Car diimplementasikan.
ADVERTISEMENT
Selang dua lap, giliran Daniil Kvyat yang keluar. Pebalap asal Rusia itu mesti meninggalkan balapan setelah mengalami masalah pada mesin mobilnya. Menariknya, seperti Sainz, kejadian yang dialami Kvyat ini terjadi sesaat setelah ia keluar dari pit.
Sementara itu, posisi di tiga besar tak berubah. Leclerc sempat didekati oleh Hamilton, tetapi ia berhasil menjaga posisinya. Bottas juga dapat mendekati dua pebalap yang berada di depannya.
Petaka menimpa Hamilton di lap ke-42. Di tikungan pertama, jagoan Mercedes itu tiba-tiba kehilangan kendali atas mobilnya. Akibatnya, ia mesti tersusul oleh Bottas.
Kejadian ini membuat Hamilton tertinggal jauh dari Leclerc dan Bottas. Bannya terlihat aus, dan ia tak bisa memacu mobilnya lebih kencang.
ADVERTISEMENT
Memasuki akhir balapan, Bottas tampak menggila. Ia berhasil memangkas selisih dengan Leclerc menjadi hanya 0,6 detik. Namun, balapan ini tampaknya bukan milik Mercedes.
Di lap terakhir, Bottas terlihat salah perhitungan dan telat menginjak rem. Alhasil, jarak dengan Leclerc semakin menjauh. Pada akhirnya, Leclerc berhasil mengunci balapan, dengan duo Mercedes berada tepat di belakangnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan