kumparan
26 Mar 2019 20:11 WIB

GP Argentina: Marquez Kejar Poin, Lorenzo Ingin Buktikan Potensi

Usaha pebalap Repsol Honda, Marc Marquez saat mencoba menyalip pebalap Ducati, Andrea Dovizioso di tikungan terakhir MotoGP Qatar. Foto: twitter/HRC_MotoGP
GP Argentina 2018 selalu diingat penggemar MotoGP sebagai salah satu seri penuh drama. Ya, selain penalti kepada para pebalap di start, ada tabrakan antara Valentino Rossi (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda) di akhir race.
ADVERTISEMENT
Saat itu, Marquez menyenggol motor Rossi saat berebut posisi enam hingga berbuntut jatuhnya 'The Doctor'. Overtake Marquez dianggap berbahaya, rider Spanyol ini pun dihukum 30 detik dan dinyatakan finis ke-18, alih-alih posisi lima.
Musim ini, Marquez berusaha melupakan kenangan buruknya di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Alih-alih, juara dunia 2018 ini fokus memperbaiki poinnya.
Ya, di seri pembuka musim 2019 GP Australia, Marquez harus menerima finis sebagai runner-up karena lebih lambat 0,023 detik dari Andrea Dovizioso (Ducati).
"Kami memulai musim di Qatar dengan baik dan berjuang keras hingga akhir untuk bisa menang. Tujuan tentu masih sama di Argentina," kata Marquez seperti dilansir Honda Racing Corporation, Selasa (26/3/2019).
ADVERTISEMENT
"Jarak antara kedua GP juga bagus. Saya bisa berlatih motocross dan merasa percaya diri," imbuh pebalap berjuluk 'Ant of Cervera' ini.
Sementara rekan setim anyarnya, Jorge Lorenzo, berusaha mendapat hasil yang lebih baik ketimbang finis ke-13 di Sirkuit Losail, Qatar. Mantan rider Ducati ini pun berjanji akan membuktikan potensi Honda di Argentina.
"GP Argentina bisa memberikan kami kesempatan untuk meningkatkan performa motor. Saya juga fokus memulihkan diri selama jeda balapan," ucap Lorenzo.
"Kondisi pergelangan tangan saya lebih baik, dan rasa sakit di tulang rusuk saya juga tidak parah. Di Argentina, sirkuitnya memang punya andalan saya, tapi Honda saat ini bisa memberikan saya kesempatan baru," ujarnya.
Untuk mencapai targetnya, Marquez dan Lorenzo sendiri harus lebih dulu mengatasi tantangan sirkuit Termas de Rio Hondo sepanjang 4,806 km dengan trek lurus sejauh 1,07 km. Belum lagi aspal bersifat abrasi dan cuaca yang kerap berubah.
ADVERTISEMENT
Terlepas dari kenangan buruk tahun lalu, Marc Marquez sendiri tercatat sebagai pebalap tersukses dengan dua kemenangan sejak MotoGP Argentina digelar pada 2014. Adapun, pencapaian terbaik Lorenzo adalah finis ketiga pada 2014.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan