Pencarian populer

Jonatan Christie Usai Kalah di Tangan Axelsen: Harusnya Saya Tenang

Jonatan Christie lawan Viktor Axelsen di perempat final Singapura Terbuka 2019. Foto: Roslan RAHMAN/AFP

Teknik, strategi, dan catatan di atas kertas seringkali tak berlaku pada perebutan poin akhir pertandingan bulu tangkis. Pada titik tersebut, kesabaran dan fokuslah yang utama.

Jonatan Christie merasakannya. Bertanding melawan Viktor Axelsen pada perempat final Singapura Terbuka 2019, Jumat (12/4/2019) petang WIB, Jojo --begitu dia disapa-- harus menguras keringat selama 80 menit.

Pada gim pertama, laga pun sudah menciptakan deuce 20-20, lalu berganti 22-22, hingga berakhir bagi keunggulan Jojo --buah dua kesalahan beruntun Axelsen.

Pada gim kedua, perlawanan Jojo sendiri tak cukup menyulitkan pemain berperingkat tiga dunia itu. Tanpa deuce, Axelsen memastikan keunggulan 21-18 buah shuttlecock Jojo yang tersangkut.

“Cukup sedikit disayangkan karena beberapa kali sudah unggul, tapi tidak bisa menyelesaikan dengan baik. Itu jadi pelajaran lagi buat saya juga," ucap Jojo di situsweb resmi PBSI.

Jonatan Christie di perempat final Singapura Terbuka 2019. Foto: Roslan RAHMAN/AFP

"Pengambilan keputusan di poin-poin akhir bisa dibilang menjadi faktor yang kurang beruntung dari saya hari ini. Viktor Axelsen bermain cukup baik hari ini. Dia bisa beberapa kali membaca permainan cepat saya,” imbuh pemain asal Jakarta ini.

Pada gim ketiga, pertandingan kembali sengit, bahkan perebutan poin lebih seru dan menegangkan. Namun, salah satu momen saat kedua pemain bersamaan mendekati net untuk berebut shuttlecock cukup meleburkan tensi, keduanya pun sempat melakukan high five.

Well, Axelsen kembali menajamkan fokus saat kesalahannya membiarkan pukulan Jojo masuk menjadi match point 21-20 bagi lawan.

Namun, alih-alih memanfaatkan kesempatan emas itu, Jojo kemudian malah memberikan keunggulan bagi Axelsen di skor 22-23. Pada akhirnya, Jojo yang tidak siap menerima pukulan mendadak dari Axelsen di depan net mengakhiri laga dengan skor tertinggal 22-24.

Jojo pun belum bisa mengulangi kesuksesannya kala menyingkirkan Axelsen pada babak yang sama di Malaysia Terbuka 2019 pekan lalu. Kala itu, ia menang straight game 21-18 dan 21-19.

“Tidak ada yang berubah dari permainan lawan, tapi saya rasa keputusan akhirnya saja tadi yang sangat disayangkan. Karena saya merasa penampilan saya sudah cukup baik dibanding dua pertandingan sebelumnya. Ini jadi pengalaman buat saya untuk lebih tenang lagi di poin-poin penting,” kata Jojo.

“Viktor menang jangkauan dan dia juga punya bola yang cukup mematikan di belakang atasnya. Dua kali tadi kebaca terus permainan saya, harusnya saya bisa lebih tenang lagi dan berani adu di depan. Overall saya puas dengan penampilan saya. Hanya harus dipelajari lagi tentang pengambilan keputusan di poin-poin akhirnya,” tutupnya.

Dari segi head-to-head, Axelsen kini unggul 3-1 atas Jojo. Pada semifinal Singapura Terbuka 2019, juara dunia 2017 itu bakal bertemu Kento Momota (Jepang), tunggal nomor satu dunia.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61