Pencarian populer
10 November 2018 20:46 WIB
0
0
Kalah Dua Gim dari Ganda China, Ahsan/Hendra Terhenti di Semifinal
Aksi Ahsan/Hendra di sebuah laga. (Foto: Lillian Suwanrumpha/AFP)
Ganda putra senior asal Indonesia, Moh. Ahsan/Hendra Setiawan, kandas di semifinal Fuzhou China Terbuka 2018. Mereka dikalahkan He Jiting/Tan Qiang dua gim langsung: 21-14 dan 21-15, Sabtu (10/11/2018).
Dengan demikian, harapan untuk menyaksikan All-Indonesian Final di ganda putra pupus. Satu-satunya kans Indonesia mendapatkan gelar juara tinggal berasal dari Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang akan menghadapi He/Tan di final, Minggu (11/11).
***
Ini merupakan pertemuan perdana untuk Ahsan/Hendra dan He/Tan. Kendati begitu, Ahsan/Hendra memiliki sedikit keunggulan via peringkat dunia. Ganda kawakan Indonesia itu berada di posisi ke-14, sementara He/Tan di urutan ke-17.
Meski begitu, He/Tan memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebelum menjejak semifinal, keduanya mengandaskan pasangan China lainnya, Li Junhui/Liu Yuchen, lewat skor 21-15, 14-21, dan 21-19. Li/Liu merupakan unggulan kedua di turnamen ini.
Ahsan/Hendra boleh mendominasi awal-awal pertandingan, tetapi He/Tan segera menunjukkan kebolehan mereka. He dan Tan, yang sama-sama berusia 20 tahun, menghadapi Ahsan (31 tahun) dan Hendra (34 tahun) dengan agresivitas,
Berulang kali, He/Tan bereaksi cepat pada pertarungan-pertarungan di depan net. Tidak hanya itu, beberapa reli sepanjang pertandingan ini mereka akhiri dengan pukulan tajam yang seringkal sulit diantisipasi oleh Ahsan/Hendra.
Ahsan/Hendra memang sempat unggul 8-4 di gim pertama, tetapi He/Tan dengan cepat menyamakan kedudukan. Semenjak saat itu, Ahsan/Hendra tidak pernah unggul lagi. Bahkan, He/Tan sempat unggul jauh 20-12 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan kedudukan 21-14.
Ahsan/Hendra mencoba bangkit di gim kedua. Pertandingan pun berjalan ketat dengan kedua pasangan saling berbalas poin hingga papan skor menunjukkan angka 4-4. Namun, sampai di situ saja perlawanan ketat Ahsan/Hendra.

Semifinal Piala Thomas 2018: Ahsan dan Hendra (Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Setelahnya, tak sekalipun pasangan berjuluk ‘The Daddies’ itu mengungguli poin He/Tan. Sejak tertinggal 8-11 di interval, Ahsan/Hendra kesulitan meladeni permainan cepat He/Tan. Mereka pun tertinggal 9-14 setelahnya.
Ahsan/Hendra memang sempat mempertipis skor menjadi 13-15, tetapi mereka kemudian mandek. Sebaliknya, He/Tan makin agresif. Pasangan asal China itu pun menutup pertandingan ini lewat kemenangan 21-15 di gim kedua.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: