kumparan
15 Apr 2019 21:16 WIB

Kata Rins Usai Salip Rossi dan Jadi Juara: Jangan Lihat ke Belakang

Alex Rins cetak kemenangan pertamanya di MotoGP pada GP Amerika Serikat 2019. Foto: Dok. Suzuki MotoGP
Kemenangan Alex Rins di GP Amerika Serikat 2019 lebih dari sekadar finis tercepat dan mendapat 25 poin. Selebrasi kemenangan di Circuit of The Americas, Austin, pada Senin (15/4/2019) dini hari WIB adalah sejarah bagi Rins.
ADVERTISEMENT
Ya, sejak debut di MotoGP pada 2017, sang empunya nama menjadi pemenang seri di balap motor level tertinggi itu untuk pertama kalinya.
Di GP Amerika Serikat musim ini, Rins pun bukan jagoan utama. Masih ada Marc Marquez (Repsol Honda) yang punya rekor enam pole position dan enam kemenangan beruntun di Austin sejak 2013.
Sudah begitu, Rins "cuma" menempati posisi ketujuh di starting grid. Untuk berandai-andai menang, tak hanya Marquez si 'Koboi Spanyol' yang harus dilewati, tapi juga sederet rider andal lain di antaranya Cal Crutchlow, Maverick Vinales, hingga Valentino Rossi.
Namun, berangsur-angsur Rins bisa naik ke posisi empat pada Lap 6. Lalu, saat Marquez --yang memimpin balapan-- terjatuh di Tikungan 12 Lap 9, bencana itu menjadi rezeki bagi rider lain, terutama Rins dan Rossi.
ADVERTISEMENT
Rossi mengambil alih posisi terdepan sejak Lap 9 itu, disusul Rins yang juga mampu menyalip Jack Miller (Pramac Ducati) di posisi kedua.
Formasi tiga terdepan itu tak tergantikan hingga balapan Lap 16. Barulah di Lap 17, saat race menyisakan empat putaran, Rins menyalip Rossi di tikungan. Hingga menyentuh garis finis, Rins masih lebih cepat 0,462 detik dari 'The Doctor'.
Usai balapan, Rins mengaku sempat khawatir akan kehilangan posisi karena Rossi adalah rider kuat dan berpengalaman. Namun, bukan artinya Rins pasrah begitu saja.
"Ketika saya melihat Rossi lebih cepat 1,5 detik, saya bilang kepada diri sendiri: Ayo, Alex, sekarang saatnya kamu lakukan hal yang spektakuler," ujar Rins mengawali ceritanya kepada GP One.
ADVERTISEMENT
"Lalu (setelah menyalip, red), saya malah melakukan kesalahan di dua lap terakhir. Saat itu saya merasa dia bisa menyalip saya di trek lurus, tapi ternyata Rossi pun melakukan kesalahan yang sama. Jadi saya terus melaju tanpa melihat ke belakang," imbuh rider Spanyol ini.
Setelah menyegel kemenangan, Rins langsung mempersembahkan torehan itu bagi skuat biru Hamamatsu. Menurutnya, mereka bisa kompetitif dan percaya diri sejak akhir 2018.
Saat itu, Rins enam kali finis Top 5 hingga seri terakhir Grand Prix (GP) Valencia, tiga di antaranya adalah podium. Dan membuka 2019, Suzuki tampil mumpuni di tes Sepang dan Qatar, hingga akhirnya Alex Rins membuktikan dengan kemenangan di seri ketiga.
Usai menambah daftar kemenangan, apakah juara adalah target selanjutnya?
ADVERTISEMENT
"Saya bertarung dengan para pebalap yang kuat, dan saya merasa kompetitif. Anda harus bekerja keras untuk menang, dan saya akan melakukan segalanya untuk berada di depan," kata Rins.
"Tentu tidak akan mudah, karena MotoGP punya level yang tinggi. Tapi Suzuki berada di jalan yang benar, dan kami harus melanjutkan itu."
"Saya berterima kasih kepada semua anggota tim. Kami punya motor yang seimbang dan bisa beradaptasi dengan trek. Saya merasa kuat, dan tim mendapat langkah besar. Apa yang mereka nyanyikan kepada saya usai turun podium? Refrain dari lagu Taki-Taki," kelakar Rins.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan