kumparan
18 Jul 2019 17:04 WIB

Kemenangan sebagai Kado Ulang Tahun Tontowi Ahmad

Tontowi Ahmad saat pertandingan Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Kamis (18/7). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Kamis (18/7/2019), Tontowi Ahmad genap berusia 32 tahun. Semakin berkesan hari itu karena dia meraih kemenangan bersama pasangannya, Winny Oktavina Kandow, pada laga babak kedua Indonesia Open 2019.
ADVERTISEMENT
Cukup impresif pula permainan mereka. Tontowi/Winny cuma membutuhkan 34 menit untuk menuntaskan duel melawan Nipitphon Phuangphuapet/Savitree Amitrapai dengan skor 21-14 dan 21-18.
Selepas pertandingan, Winny pun mengakui bahwa momen ulang tahun Tontowi menghadirkan motivasi lebih untuk keduanya. Mereka semakin berhasrat meraih kemenangan tak cuma untuk meneruskan langkah di Indonesia Open, tetapi juga membuat hari lahir Tontowi lebih bermakna.
"Sebelum tanding, saya sudah berpikir ingin menang. Karena saya ingin berikan kado ulang tahun untuk Bang Owi," ucap Winny.
Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow saat pertandingan Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Kamis (18/7/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Dengan tersipu malu, Owi yang berada di sebelahnya membalas, "Terima kasih, terima kasih, terima kasih."
Kunci lainnya dari kemenangan Tontowi/Winny kali ini yakni keyakinan melihat riwayat pertemuan. Ya, ini memang bukan kali pertama kedua pasangan bertanding. Maret 2019 lalu, Tontowi/Winny juga pernah mengalahkan Phuangphuapet/Amitrapai lewat skor 21-15 dan 21-11.
ADVERTISEMENT
"Sebenarnya, lawan ini sudah pernah bertemu sebelumnya. Jadi, kami sudah ada gambaran sedikit gimana cara menghadapinya," ucap Winny.
Setelah ini, Owi/Winny bakal menghadapi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam babak perempat final Indonesia Open, Jumat (19/7). Duo asal Malaysia itu sudah sepatutnya diwaspadai, mengingat merekalah pebulu tangkis nomor kelima dunia untuk kelas ganda campuran.
Ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dikalahkan Owi/Butet di semifinal Indonesia Masters 2019. Foto: Karina Nur Shabrina/kumparan
Di sisi lain, ada tekanan untuk Owi/Winny sebagai satu-satunya harapan Indonesia di cabang ganda campuran. Lantas, bagaimana siasat keduanya di laga nanti?
"Saya pribadi sudah sering ketemu Chan/Goh. Jadi, mungkin ada gambaran sedikit. Meski itu tak bisa menjadi acuan sepenuhnya, karena pasti permainan mereka juga berubah sekarang," ucap Owi.
"Jadi, nanti bakal kami pelajari lagi (dari penampilan lawan di Indonesia Open). Satu hal yang jelas, kami optimistis bisa keluarkan kemampuan terbaik di pertemuan nanti," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·