Pencarian populer

Kilas Balik Kevin Sanjaya dari Audisi Menuju Pentas Dunia

Kevin Sanjaya di Indonesia Open 2018. (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)

Bicara soal Kevin Sanjaya, tentu kita tahu bahwa ia adalah sosok pebulu tangkis yang hebat. Dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon di sektor ganda putra, Kevin menjelma menjadi idola baru bagi para pecinta bulu tangkis Indonesia.

Berbagai kejuaraan telah ia taklukkan bersama Marcus. Hingga akhirnya Kevin pun tidak hanya diakui di Indonesia, tetapi juga di mata dunia. Kini Kevin menjadi tumpuan baru Indonesia di sektor bulu tangkis. Tidak heran bila Kevin disebut-sebut sang juara kebanggaan bangsa.

Pencapaian Kevin saat ini tentu tidak lepas berkat kerja kerasnya selama ini. Kevin mengaku memang suka olahraga ini dari kecil. Ia pun memanfaatkan lapangan belakang rumahnya untuk bermain bulu tangkis.

Buah kerja kerja Kevin akhirnya terbayar lunas saat ia lolos seleksi menjadi anggota Perkumpulan Bulutangkis Djarum Kudus (PB Djarum). Klub bulu tangkis milik Djarum inilah yang menemukan bakat peraih medali emas ajang bergengsi se-Asia, Asian Games 2018, di sektor ganda putra ini.

Kevin Sanjaya di Pelatnas Cipayung. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Kevin adalah jebolan audisi yang diselenggarakan PB Djarum setiap tahunnya. Namun siapa sangka, awal karier Kevin pun tidak berjalan sesuai rencananya. Kevin sempat gagal saat pertama kali mencoba audisi PB Djarum pada 2006. Meski begitu dia tidak mudah menyerah. Kevin kemudian mencoba lagi pada tahun 2007. Barulah di tahun tersebut pria yang mengidolakan Taufik Hidayat ini akhirnya dinyatakan lolos.

Perjuangan Kevin tidak berhenti di situ. Pada awal karirnya bergabung bersama PB Djarum, Kevin sempat merasa down karena dianggap kurang berpotensi sebagai pemain tunggal dan diminta fokus ke nomor ganda.

"Saya diperintahkan ke Kudus untuk melihat pemain single yang mungkin sudah tidak berpotensi. Pas saya sampai Kudus, saya baru tahu bahwa pemain tersebut adalah Kevin Sanjaya," kata Ade Lukas, pelatih PB Djarum.

Setelah beberapa hari mengamati Kevin, Ade mengakui bahwa Kevin sebenarnya memiliki skill yang berbeda dari atlet-atlet lain. Saat itu, Ade baru menyanggupi untuk melatih Kevin.

"Saya melihat Kevin sudah memiliki skill teknik tangannya. Baru saya mempunyai harapan besar setelah satu tahun Kevin saya latih. Kevin mempunyai kemajuan yang luar biasa," lanjut Ade.

Pukulan yang terbilang aneh memang jadi senjata mematikan Kevin dalam bermain. Ilmu ini juga tak lain berkat mantan pemain ganda putra Indonesia, Sigit Budiarto, yang pernah melatih Kevin di PB Djarum.

Sigit menilai Kevin sebagai sosok pemain yang bagus lantaran Kevin mampu mengalahkan pemain senior di Pelatnas.

"Saya melihat Kevin bukan dari sisi tekniknya saja, tetapi mentalnya dia saat bermain. Sebab saat bertanding mental adalah hal penting yang harus dimiliki atlet dan Kevin memiliki itu, dan saya yakin dia menjadi pemain dunia yang hebat," kata Sigit.

Tampak depan asrama PB Djarum. (Foto: kumparan/Aditia Rijki Nugraha)

Untuk menjadi pebulu tangkis kebanggaan Indonesia tentu bukanlah hal yang mudah, bahkan bagi Kevin. Harus ada pengorbanan dan kerja keras untuk mewujudkan hal tersebut.

Kevin tahu betul untuk sampai ke puncak kesuksesannya seperti sekarang, ia harus belajar dan dilatih oleh tenaga yang profesional. Kevin merasa beruntung bisa bergabung bersama PB Djarum -- klub yang terkenal sukses mencetak atlet-atlet berprestasi.

Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya (Foto: Aditia)

Langkah Kevin terbukti tepat. Selama ia menjadi atlet PB Djarum, kemampuan Kevin pun berkembang pesat karena ia dibina oleh para mantan atlet yang sudah lebih dulu merasakan asam garam di dunia bulu tangkis. Tak hanya itu, Kevin juga memiliki banyak pengalaman menarik selama bergabung bersama PB Djarum, terutama saat turnamen berlangsung.

"Saya deg-degan setiap melihat hasil turnamen," kata Kevin.

Meski harus melalui proses yang panjang untuk mewujudkan cita-citanya menjadi atlet bulu tangkis, keputusan Kevin menerjuni sektor ganda putra menghasilkan banyak prestasi manis baginya. Berikut daftar gelar juara yang sudah dimenangkan Kevin bersama pasangannya, Marcus Gideon.

com-Prestasi Kevin dan Marcus (Foto: Anggi Bawono/kumparan)

Berbagai prestasi dan raihan trofi prestisius berhasil diukir Kevin bersama pasangannya, Marcus. Kesuksesan Kevin membuatnya menuai beragam apresiasi dari sejumlah pihak, mulai dari pujian, medali, trofi, hingga bonus yang digelontorkan PB Djarum untuk para atletnya yang berprestasi.

PB Djarum memberikan bonus kepada Kevin Sanjaya Sukamuljo atas prestasi di Asian Games 2018. (Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan)

Langkah itu diterapkan PB Djarum sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras Kevin yang berkontribusi mengharumkan Indonesia. Tak ayal, kisah perjuangan Kevin menjadi buah bibir dan inspirasi masyarakat Indonesia. Kini, semakin banyak orang tua yang ingin anak-anaknya mengikuti jejak karier Kevin sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik di dunia. Tidak heran jika kemudian banyak pebulu tangkis muda yang ingin bergabung dengan klub Kevin, PB Djarum, yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah.

Tahun ini saja, lebih dari 5.000 pebulu tangkis muda dari berbagai penjuru Tanah Air ingin bergabung dengan PB Djarum melalui jalur Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018. Mereka berharap bisa mendapatkan tiket emas untuk bisa berkarier seperti Kevin Sanjaya. Seperti Kevin yang terinspirasi oleh Taufik Hidayat, legenda bulu tangkis Indonesia, menarik untuk menanti, siapa juara dunia selanjutnya yang akan dihasilkan PB Djarum dan terinspirasi oleh seorang Kevin Sanjaya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.38