Pencarian populer

Marquez hingga Crutchlow Jatuh, Ada Apa dengan Honda di Austin?

Marc Marquez di Circuit of The Americas, Austin, dalam GP Amerika Serikat 2019. Foto: Dok. Box Repsol

Marc Marquez datang ke Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, tempat penyelenggaraan GP Amerika Serikat, dengan sederet rapor emas. Jadi, wajar kalau dia diunggulkan.

Pebalap andalan Tim Repsol Honda ini selalu menang di enam seri MotoGP yang berlangsung di Austin sejak 2013. Sudah begitu, ia selalu mengamankan pole position hingga 2018.

Sayangnya, harapan Marquez untuk menang pupus saat dirinya terjatuh di GP Amerika Serikat 2019, Senin (15/4/2019) dini hari WIB. Tengah memimpin race di Lap 9, rider Spanyol ini terjatuh di Tikungan 12.

Dari tayangan video, Marquez terlihat kehilangan daya untuk ban depan RC213V andalannya. Marquez dan motornya pun tergelincir berputar hingga keluar lintasan.

Marquez jatuh-bangun membuat motornya berdiri kembali, tapi usahanya sia-sia karena RC213V-nya tetap tak mau melaju. Marquez lantas terjatuh (lagi), tapi kali ini dia terdiam dan sadar tak ada yang bisa dilakukannya.

Usai balapan, rider berusia 26 tahun ini mengaku telah melakukan kesalahan fatal dan meminta maaf kepada tim. "Setelah enam tahun yang hebat di Austin, kali ini saya minta maaf kepada orang-orang di garasi, kepada fans. Kesalahan saat berjuang untuk menang adalah hal yang berbeda," kata Marquez dalam keterangan resminya.

"Namun, ini hal yang manusiawi. Kita semua melakukan kesalahan, itu hal yang wajar. Kami akan belajar dari situ dan memahami masalahnya hingga bisa tampil lebih kuat di Jerez," imbuhnya.

Rekan setim Marquez, Jorge Lorenzo, juga kurang beruntung. Hanya dua lap berselang, masih di Tikungan 12, motor Lorenzo mengalami masalah teknis.

Selain duo Repsol Honda itu, Cal Crutchlow, pebalap andalan LCR Honda, juga mengalami kecelakaan tunggal. Pada Lap 5, Crutchlow tiba-tiba terjatuh dan terseret keluar lintasan dalam usahanya mengejar Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha).

Hingga race GP Amerika Serikat 2019 berakhir dengan kemenangan pertama bagi Alex Rins (Suzuki), hanya ada satu pebalap Honda yang 'selamat', yakni Takaaki Nakagami (LCR Honda) yang finis ke-10.

Terlepas dari itu, ada apa dengan Honda di Austin tahun ini? Menurut Marquez, buruknya penampilan tiga pemilik motor Honda bukan kebetulan semata.

Dilansir GPOne, juara dunia 2018 ini menyimpulkan ada masalah elektronik dalam motor Honda sehingga membuat catatan fastest lap 2 menit 04,277-nya sia-sia.

"Dari data, saya mengerem lebih lambat tiga meter (di Tikungan 12), dengan dua derajat kemiringan. Tapi tidak ada yang berbeda dengan lap lainnya. Saya pun tidak melebihi limit," ucap Marquez.

"(Crutchlow jatuh, red) itu bukan kebetulan. Kami mencari sekecil apa pun masalah untuk menghindarinya di Jerez. Tapi untuk saat ini, saya bilang itu masalah komponen elektronik," katanya.

"Namun, terkadang kesalahan memang bisa terjadi. Yang terpenting adalah menerimanya dan belajar. Alex (Rins) juga bisa berjuang untuk menang. Saya melihat dia sebagai salah satu rival," ujar Marquez mengakhiri.

Menutup seri ketiga dengan buruk, kini Marc Marquez tercecer di posisi empat klasemen sementara MotoGP 2019 dengan 45 poin. Andrea Dovizioso (Ducati) berjaya dengan 54 poin, disusul Valentino Rossi dan Alex Rins.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: