Pencarian populer

Masa Depan Pedrosa Usai Tinggalkan Honda Ditentukan di GP Catalunya

Kuda hitam dari Honda, Dani Pedrosa. (Foto: MotoGP)

Dani Pedrosa adalah Honda, begitu pun sebaliknya. Bagi Pedrosa, Honda sudah menjadi rumah sejak pertama kali menjejak di ranah balapan profesional pada kelas 125cc (sekarang Moto3, red) pada 2001.

Laiknya rumah sungguhan yang memberikan kebetahan, Pedrosa tak pernah berpindah hati saat naik kelas ke 250cc (Moto2) dan MotoGP. Terhitung sejak 2001, tiga kali Pedrosa menjadi juara dunia, yakni pada 2003 di kelas 125cc serta 2004 dan 2005 di kelas 250cc.

Namun, sejak naik kelas ke MotoGP pada 2006, pebalap asal Spanyol itu belum pernah mencicipi gelar juara. Pencapaian Pedrosa sebetulnya cukup apik dengan meraih meraih 31 kemenangan dan 112 kali berdiri di atas podium. Tercatat, dia menjadi runner-up pada musim 2007, 2010, dan 2012.

Setelah itu, prestasinya selalu stagnan di posisi tiga sampai enam. Setelah 18 tahun kebersamaan mereka terjalin, Honda dan Pedrosa memilih untuk berpisah pada akhir musim 2018.

Tim Respol Honda sendiri sudah menjatuhkan pilihannya pada Jorge Lorenzo yang akan menjadi rekan Marc Marquez selama dua tahun yang dimulai pada 2019 mendatang. Kini, pertanyaan soal masa depan Pedrosa yang merebak ke permukaan.

Sebagai pebalap yang masih berusia 32 tahun dan punya reputasi cukup apik di MotoGP, tak sulit tampaknya bagi Pedrosa menemukan tim anyar untuk melanjutkan karier balapannya. Beberapa rumor yang santer terdengar, Pedrosa bisa saja bergabung dengan tim satelit Yamaha.

Namun, di tengah banyaknya spekulasi yang berkembang, Pedrosa mengambarkan kelanjutan kariernya akan ditentukan usai balapan di GP Catalunya. Jika melihat slot pebalap di bebrapa tim untuk musim 2019 yang masih belum pasti seperti LCR Honda, Suzuki Ecstar, dan Marc VDS, memang masih ada banyak kemungkinan tim mana yang akan dipilih Pedrosa.

"Setelah mengumumkan bahwa kerja sama saya dengan HRC (Honda Racing Team) akan selesai pada akhir musim ini, saya ingin menegaskan bahwa saya akan memberikan lebih banyak informasi tentang masa depan saya di GP Catalunya," kata Pedrosa dilansir situs resmi MotoGP.

"Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terim kasih kepada HRC untuk tahun-tahun kesuksesan baik secara pribadi atau secara tim yang dicapai bersama mereka. Kami mendapatkan banyak hal dari hubungan kerja yang bermanfaat di paddock," pungkasnya.

Romansa antara Dani Pedrosa dan Honda yang terjalin selama 18 tahun lamanya itu akhirnya memang berakhir. Tetapi, masih ada 13 seri balapan tersisa di musim ini yang bisa dijadikan Pedorsa sebagai ajang pembuktian diri, bahwa karier dan perjuangannya di MotoGP belum selesai.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60