Pencarian populer
Memutar Ulang Momen-momen Terbaik di MotoGP 2018
26 November 2018 14:26 WIB
0
0
Marc Marquez merayakan gelar juara MotoGP 2018 di Kota Cervera. (Foto: Dok. Box Repsol Honda)
Gelaran MotoGP 2018 telah resmi berakhir. Perlombaan di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, pekan lalu menjadi seri pemungkas dari ajang balapan motor kelas primer tersebut. Andrea Dovizioso menjadi pebalap yang menyegel podium pertama untuk menutup musim ini.
Kendati begitu, raihan Dovizioso tak berarti apa-apa karena gelar juara dunia MotoGP 2018 telah menjadi milik pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Torehan ini menjadi gelar kelima buat sosok berusia 25 tahun itu dan tiga di antaranya didapatkan Marquez secara beruntun dari 2016 sampai 2018.


Namun, MotoGP 2018 tak hanya berkisah soal kedigdayaan Marquez dan Honda. Untuk merayakan berakhirnya MotoGP musim ini, kumparanSPORT telah merangkum beberapa momen menarik sepanjang jalannya musim.
Menyoal Hafizh Syahrin dan Sejarah Asia Tenggara
Dipilihnya Hafizh Syahrin sebagai pebalap Yamaha Tech3 menghadirkan banyak kisah baru di MotoGP. Ketika seri pertama 2018 di Qatar mulai, Hafizh resmi menjadi pebalap pertama Asia Tenggara yang mentas di MotoGP.


Kemudian, ketika balapan rampung dengan Hafizh finis di posisi 14 dan mendapat dua poin, sosok berusia 24 tahun itu menjadi pebalap Asia Tenggara pertama yang mampu meraih poin di balapan MotoGP.

Insiden Marquez vs Rossi di GP Argentina (Foto: Dok. MotoGP)

Duel Marquez vs Valentino Rossi
Persaingan antara Valentino Rossi dan Marquez bukan hal baru di MotoGP. Di musim ini, kontroversi antara keduanya terjadi saat seri kedua di Srkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina. Saat memasuki tikungan ke-13 di lap ke-20, Marquez yang coba menyalip terlibat pertarungan sengit dengan Rossi yang ada di posisi enam.
Keberanian Marquez menjadi kesialan buat Rossi karena motor Marquez menyenggol motor Rossi, The Doctor pun terjatuh. Kendati bisa melanjutkan balapan, Rossi harus puas mengakhiri balapan di posisi 19. Marquez sendiri finis kelima, tapi pengawas balapan memberi penalti 30 detik buat Marquez sehingga turun ke posisi 18.


Ketika balapan rampung, Marquez langsung mendatangi paddock Yamaha untuk meminta maaf kepada Rossi. Akan tetapi, dari tayangan video yang diperlihatkan Twitter resmi MotoGP, Rossi tidak menampakkan diri dan Marquez pun pergi dari paddock Yamaha.

Lorenzo rayakan kemenangan perdana. (Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi)

Kemenangan Perdana Lorenzo di Ducati Corse
Penampilan Joge Lorenzo tak menjanjikan ketika pindah ke Ducati Corse pada 2017 di mana dia tak berhasil meraih podium pertama di musim perdanannya. Gelagat bakal tidak apiknya Lorenzo di Ducati kembali terlihat di musim keduanya (2018). Wajar saja, karena di lima seri awal Lorenzo hanya ada di posisi 15 klasemen.
Namun, pada balapan di Sirkuit Mugello, Italia, Lorenzo akhirnya juara. Kemenangan perdananya memutus puasa kemenangan dalam 23 balapan sebelumnya bersama Ducati. Apiknya lagi, Lorenzo melanjutkan momentum kebangkitan ini dengan menjadi kampiun pada seri selanjutnya di Catalunya.
Sayang, ketika berhasil menemukan ritme terbaiknya di Ducati, pebalap asal Spanyol itu memilih hengkang ke Honda pada 2019. Di musim terakhirnya bersama Ducati, Lorenzo finis di posisi sembilan klasemen, dua sterip lebih jelek dibandingkan raihannya pada musim 2017.

Valentino Rossi. (Foto: Anju Christian P. Silaban/kumparan)

Mengelilingi Bumi bersama Rossi
Menjadi pebalap tertua di MotoGP 2018 tak membikin Rossi jadi inferior. Memang, sampai seri terakhir Rossi sama-sekali tidak meraih podium pertama. Tapi, ada dua catatan prestisius yang ditorehkan oleh rider asal Italia itu.


Pertama ketika melaju di GP Spanyol, Rossi tercatat menjadi pebalap yang sudah mengaspal sepanjang 40.705 kilometer. Jarak ini setara dengan satu putaran bumi.
Kedua, ketika finis di posisi ketiga GP Italia, Rossi tercatat menjadi pebalap petama yang mampu mencetak lebih dari 5.000 poin di ranah balapan MotoGP.

Perpisahan antara Tim Repsol Honda dan Dani Pedrosa di GP Valencia 2018. (Foto: Dok. Box Repsol)

Nomor 26 Pensiun
Tidak akan ada lagi nomor motor 26 di atas lintasan balap MotoGP musim-musim ke depan. Hal ini disebabkan si empunya nomor tersebut, Dani Pedrosa, telah memutuskan pensiun. Bahkan, keputusan ini diambil pada Juli 2018, ketika Honda tidak memperpanjang kontraknya dan memilih Lorenzo sebagai pebalap pengganti musim depan.
Pedrosa menghabiskan 13 musim di MotoGP. Kendati tak sekalipun meraih gelar juara dunia, Pedrosa adalah salah satu wajah untuk MotoGP itu sendiri. Tiap-tiap musim dari 13 itu dihabiskan Pedrosa bersama Repsol Honda. Tiga kali ia mengakhiri musim di posisi ketiga (2008, 2009, dan 2013) serta tiga kali finis di posisi kedua (2007, 2010, dan 2012).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: