Pencarian populer

Nishikori, Cedera, dan Laga yang Melelahkan Untuknya dan Djokovic

Novak Djokovic menyapa fans di Australia Terbuka 2019. (Foto: Adnan Abidi/Reuters)

Tiga Grand Slam terakhir, termasuk Australia Terbuka 2019, dilalui Kei Nishikori dengan pencapaian lumayan. Setidaknya, petenis asal Jepang ini selalu bisa menjejak perempat final. Namun, langkahnya kali ini berakhir nahas.

Di Melbourne Park, Rabu (23/1/2019), Nishikori memperebutkan tiket ke semifinal melawan Novak Djokovic, orang yang selalu mengakhiri dua Grand Slam terakhirnya dengan gelar juara. Di hadapan Djokovic, yang merupakan unggulan pertama turnamen, Nishikori memang tidak banyak berkutik.

Namun, bukan bagian itu yang menyesakkan. Kita akan sampai ke bagian itu nanti.

Sejak awal pertandingan, sudah jelas bahwa Djokovic lebih diunggulkan. Dia diharapkan (atau diprediksi) oleh siapa pun untuk menang. Namun, kedua petenis sama-sama melakoni partai yang melelahkan sebelum sampai ke perempat final.

Djokovic harus bertarung susah payah melawan Daniil Medvedev hingga empat set. Ia kepayahan. Bahkan dalam 20 menit terakhir pertandingan, ia mulai merasakan ada yang tidak beres dengan tubuhnya.

Pada akhirnya, Djokovic merebut tiket ke perempat final usai mengungguli Medvedev pada dua set terakhir. Pada hari yang sama Djokovic menghadapi Medvedev, Nishikori bertarung lima set melawan Pablo Carreño Busta --sebuah pertandingan yang cukup menguras emosi dan tenaga bagi Nishikori.

Nishikori tampil selama lima jam dan lima menit, dan impaknya terasa sampai laga melawan Djokovic.

Pada set kedua pertandingan melawan Djokovic, tubuh Nishikori sudah tidak mampu merespons dengan baik. Ia mengalami masalah pada kaki kanannya.

Setelah dihajar habis-habisan oleh Djokovic di set pertama, Nishikori memutuskan untuk mengambil medical time-out. Skor di set pertama: 6-1 untuk keunggulan Djokovic. Lalu, setelah bermain lima gim lagi di set kedua, Nishikori memutuskan mundur. Djokovic sedang unggul 4-1 saat itu.

Djokovic pun melenggang mulus. Setelah menjalani pertandingan yang melelahkan melawan Medvedev, ini terasa seperti durian runtuh.

"Saya bertanding lama sekali dua hari lalu, jadi tidak menjalani pertandingan yang panjang betul-betul bagus buat saya," ujar Djokovic.

Nishikori sendiri mengaku bahwa ia sudah merasakan masalah di kaki kanannya sejak set pertama. "Setelahnya, saya tidak bisa menekuk lutut saya dan tidak bisa melompat. Jadi, saya memutuskan berhenti," katanya.

Di semifinal, Djokovic akan berhadapan dengan Lucas Pouille, yang mengandaskan Milos Raonic dalam empat set di babak perempat final.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23