Pencarian populer

Piala Sudirman 2019: Membandingkan Kekuatan Indonesia dan Taiwan

Anthony Ginting bertanding melawan Viktor Axelsen (Denmark) di babak penyisihan grup Piala Sudirman 2019. Foto: Karina Nur Shabrina/kumparan

Indonesia menjejak perempat final Piala Sudirman 2019 sebagai juara Grup 1B. Dengan status juara grup itu, skuat 'Merah-Putih' akan menghadapi Taiwan pada babak delapan besar, Jumat (24/6/2019).

Indonesia memastikan diri menjadi juara grup setelah menang 4-1 atas Inggris dan mendulang dua poin meski kalah 2-3 dari Denmark di laga terakhir grup. Menyusul Indonesia, Denmark keluar sebagai runner-up Grup 1B. Sementara itu, perjuangan Inggris di edisi ke-16 kali ini hanya sampai di babak penyisihan grup.

Taiwan sendiri merupakan runner-up Grup 1C. Sang calon lawan masih mengandalkan sektor tunggal. Di dalam skuat mereka saat ini ada tunggal putri terbaik dunia, Tai Tzu Ying, juga tunggal putra nomor empat dunia, Chou Tien Chen.

Chou Tien Chen (Taiwan) di perempat final Badminton Asia Championships 2019. Foto: STR/AFP

Bagaimana dengan Indonesia? Well, masih ada ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulja yang juga berstatus rangking satu dunia. Sementara untuk menghadapi Chou, Indonesia bisa mengandalkan Anthony Sinisuka Ginting atau Jonatan Christie.

Sudah tak sabar mendukung aksi Tim Indonesia di perempat final Piala Sudirman 2019? Sebelum asyik memantau dari layar kaca, mari membandingkan peta kekuatan kedua negara.

1. Komposisi dan Susunan Pemain

Indonesia

Total 20 atlet

12 putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Tontowi Ahmad, Shesar Hiren Rhustavito, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Hafiz Faizal, dan Praveen Jordan

8 putri: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Gloria Emanuelle Widjaja, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, dan Winny Oktavina Kandow

Taiwan

Total 18 atlet

10 putra: Chou Tien Chen, Lee Yang, Liao Min Chun, Lu Ching Yao, Su Ching Heng, Tseng Min Hao, Wang Chi-Lin, Wang Tzu Wei, Yang Chih Chieh, dan Yang Po Han.

8 putri: Tai Tzu Ying, Chang Ching Hui, Chen Su Yu, Hsieh Pei Shan, Liang Ting Yu, Pai Yu Po, Wu Ti Jung, dan Yang Ching Tun.

2. Rapor di Piala Sudirman

Indonesia: Juara (1989), runner-up (1991, 1993, 1995, 2001, 2005, 2007), semifinal (1997, 1999, 2003, 2009, 2011, 2015)

Taiwan: Perempat final (2011, 2013, 2015, 2017).

Tim Indonesia memastikan lolos ke final Piala Sudirman 2005 usai bungkam Denmark 3-0. Foto: AFP PHOTO/GOH CHAI HIN

3. Rangking Atlet Terbaik

Berdasarkan peringkat dunia BWF 2019 per pekan ke-21 pada 21 Mei, berikut pemain terbaik di lima sektor dari masing-masing negara:

Indonesia

MS: Anthony Sinisuka Ginting (7)

WS: Gregoria Mariska Tunjung (15)

MD: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1)

WD: Greysia Polii/Apriyani Rahayu (5)

XD: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (6)

Taiwan

MS: Chou Tien Chen (4)

WS: Tai Tzu Ying (1)

MD: Chen Hung Ling*/Wang Chi-Lin (9), Liao Min Chun/Shu Ching Heng (11)

WD: Hsu Ya Ching*/Wu Ti Jung (34), Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (43)

XD: Wang Chi-Lin/Lee Chia Hsin* (21), Lee Yang/Hsu Ya Ching* (33).

4. Head-to-Head para Wakil Terbaik

Memasuki fase gugur di perempat final Piala Sudirman 2019, tim akan lolos dengan memenangi tiga pertandingan. Hal itu membuat setiap tim kemungkinan besar akan menurunkan nama terbaiknya.

Well, untuk proyeksi skuat ideal, berikut catatan pertemuan para wakil terbaik dari kelima sektor di masing-masing negara.

MS: Anthony 5-4 Chou Tien Chen

WS: Gregoria 0-1 Tai Tzu Ying

MD: Marcus/Kevin 0-0 Liao Min Chun/Shu Ching Heng

WD: Greysia/Apriyani 1-0 Chang Ching Hui/Yang Ching Tun

XD: Hafiz/Gloria 0-0 Whang Chi-Lin/Chang Ching Hui.

Penampilan tunggal putri andalan Taiwan, Tai Tzu Ying, di Piala Sudirman 2019. Foto: WANG ZHAO/AFP

5. Peta Kekuatan

Ada banyak pertimbangan untuk menentukan siapa pemain yang turun di suatu pertandingan, antara lain rangking, head-to-head alias catatan pertemuan, serta kondisi para atlet saat itu.

Yang pasti, dari dua tie di babak grup lawan Denmark dan Inggris, PBSI belum pernah merombak pasangan. Artinya, Greysia Polii selalu bermain bersama Apriyani Rahayu, begitu pula Mohammad Ahsan yang berduet bukan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo, tapi dengan Hendra Setiawan.

Jika tadi sudah membayangkan skuat ideal, bagaimana jika kamu menjadi pelatih dan bisa menunjuk sendiri kelima wakil dari setiap sektor? Yuk, dipilih!

Indonesia

MS: Anthony (Rangking 7), Jonatan (8), Shesar (41)

WS: Gregoria (15), Fitriani (29)

MD: Marcus/Kevin (1), Ahsan/Hendra (4), Fajar/Rian (5)

WD: Greysia/Apriyani (5)

XD: Hafiz/Gloria (6), Praveen/Melati (7), Tontowi/Winny (41)

Taiwan

MS: Chou Tien Chen (4), Wang Tzu Wei (32), Yang Chih Chieh (79)

WS: Tai Tzu Ying (1), Pai Yu Po (42)

MD: Liao Min Chun/Shu Ching Heng (11), Lu Ching Yao/Yang Po Han (19), Lee Yang/Wang Chi-Lin (26)

WD: Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (43), Pai Yu Po/Wu Ti Jung (61)

XD: Whang Chi-Lin/Chang Ching Hui (diturunkan di tie lawan Hong Kong), Tseng Min Hao/Hsieh Pei Shan (main di tie lawan Korea Selatan).

6. Penampilan Terakhir di Piala Sudirman

Indonesia

Edisi: 2017

Grup 1D

Kalah 1-4 dari India

Menang 3-2 atas Denmark

Hasil: Terhenti di babak grup karena kalah agregat dari Denmark dan India

Taiwan

Edisi: 2017

Grup 1B

Menang 4-1 atas Rusia

Menang 3-2 atas Korea Selatan

Perempat final

Kalah 1-3 dari Korea Selatan

Hasil: Terhenti di perempat final alias delapan besar.

====

Catatan: *Atlet tidak berada di tim Piala Sudirman 2019

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.38