Pencarian populer

Podium di Jerez Bikin Vinales Optimistis Hadapi MotoGP Prancis

Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales mengalihkan fokusnya untuk MotoGP Prancis 2019. Foto: twitter/yamahamotogp

Maverick Vinales memulai balapan MotoGP 2019 dengan rentetan hasil minor. Wajar kalau dia tidak puas dengan pencapaiannya sendiri.

Pebalap Monster Energy Yamaha itu cuma menempati posisi ketujuh pada seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar. Lalu, pada seri kedua di Argentina, Vinales menerima nasib lebih apes: Ia gagal finis karena crash pada lap 24. Kami menyebutnya apes karena Vinales memulai balapan di Argentina dengan start dari urutan kedua.

Kemudian, pria berusia 24 tahun tersebut kudu puas menempati posisi 11 di GP Amerika Serikat. Padahal, pada edisi tahun lalu Vinales tampil sebagai runner-up.

Momentum Vinales memutus tren negatif akhirnya tiba pada seri keempat di Jerez, Spanyol. Kendati start dari urutan kelima, Vinales sanggup merangsek ke barisan terdepan dan akhirnya sukses menyegel podium ketiga di belakang Alex Rins dan Marc Marquez.

Namun, catatan satu podium --apalagi cuma urutan ketiga-- tak memberi dampak signifikan pada posisi Vinales di tabel klasemen. Mantan pebalap Suzuki ini duduk di peringkat enam dengan koleksi 30 poin atau berjarak 40 angka dari Marquez yang menjadi pemuncak klasemen

Demi memangkas jarak, melanjutkan momentum positif, serta meningkatkan kepercayaan diri, Vinales bertekad tampil maksimal pada seri kelima di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5/2019) malam WIB.

“Meraih posisi ketiga di Jerez meningkatkan kepercayaan diri saya. Saya membawa banyak sekali hal positif jelang balapan di Le Mans. Sirkuit ini adalah salah satu lintasan yang saya sukai dan saya beberapa kali meraih hasil balapan bagus,” kata Vinales sebagaimana dikutip Speedweek.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, finis ketiga pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez. Foto: twitter/yamahamotogp

Sirkuit sepanjang 4,2 kilometer ini memang berpotensi jadi tempat yanng tepat buat Vinales kembali menuai hasil apik. Sejak naik kelas ke MotoGP pada 2015 lalu, ia finis ketiga pada 2016 bersama Suzuki. Lantas, setahun berselang ketika ia pindah ke Yamaha, podium pertama sukses direngkuh.

Kendati begitu, jika mengacu hasil balapan musim lalu, Vinales dan Yamaha wajib berbenah. Pasalanya, penampilan Vinales sudah mengecewakan sejak babak kualifikasi. Start dari urutan kedelapan, Vinales akhirnya kudu puas mengakhiri balapan di posisi ketujuh.

“Saya pikir Le Mans adalah sirkuit di mana saya punya kesempatan bagus untuk kembali naik podium. Saya harap cuaca di sana tidak berubah-ubah. Tapi, kalau pun hujan tak masalah, kami juga bisa cepat saat hujan di Austin. Jadi, tak sabar menantikan bagaimana performa kami sejak sesi latihan bebas pertama nanti,” pungkas Vinales.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23